Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Unik! ASN Banyuwangi Ngantor Pakai Sarung dan Baju Putih, Rayakan Hari Santri Nasional dengan Khidmat!

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:45 WIB
MOMEN HARI SANTRI: ASN yang berdinas di kantor Dinas Kominfo Banyuwangi mengenakan pakaian ala santri mulai, Selasa (21/10).
MOMEN HARI SANTRI: ASN yang berdinas di kantor Dinas Kominfo Banyuwangi mengenakan pakaian ala santri mulai, Selasa (21/10).

RADARBANYUWANGI.ID – Ada pemandangan berbeda di semua kantor SKPD Banyuwangi, mulai Selasa (21/10). Pegawai laki-laki mengenakan

baju muslim putih, songkok, dan sarung berwarna bebas. Sementara bagi ASN muslimah, mengenakan baju muslimah putih dengan kerudung hitam serta bawahan rok hitam.

Mereka mengenakan pakai ala santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Tahun ini, peringatan HSN mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap para ulama dan santri, Pemkab Banyuwangi mewajibkan seluruh ASN mengenakan atribut khas santri selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (21–23/10).

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Banyuwangi Choiril Ustadi Yudawanto mengatakan, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Bupati Banyuwangi.

“Sebagai arahan Bupati, kita bersama-sama ingin memberikan penghormatan atas jasa para ulama dan santri dalam membangun NKRI, utamanya di bumi Blambangan,” ungkapnya.

Teladani Semangat Santri

Ustadi menambahkan, momen ini juga menjadi kesempatan bagi seluruh ASN untuk meneladani sikap dan akhlak para santri.

“Tentunya ini menjadi momen bagi kami untuk meneladani semangat juang, sikap kebersamaan, kesederhanaan, serta saling menghormati,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut memiliki arti penting bagi Banyuwangi, terutama dalam menumbuhkan solidaritas dan memperkuat kolaborasi guna mendorong kemajuan serta kesejahteraan daerah.

Adapun ketentuan berpakaian yang ditetapkan, bagi ASN muslim laki-laki diwajibkan mengenakan baju muslim putih, songkok, dan sarung berwarna bebas.

Sementara bagi ASN muslimah, mengenakan baju muslimah putih dengan kerudung hitam serta bawahan rok hitam.

ASN non-Muslim Tidak Wajib

Untuk ASN non-muslim, tidak diwajibkan memakai atribut keagamaan seperti songkok atau kerudung, namun tetap menyesuaikan dengan mengenakan pakaian formal dengan kemeja putih serta bawahan berupa celana atau rok hitam.

Menurut Ustadi, meski tak agak sedikit berbeda. penggunaan atribut khas santri ini tak berpengaruh terhadap kinerja pemerintah terutama bagi ASN Muslim yang mengenakan sarung saat ke kantor.

Insyaallah biasa saja. meski menggunakan sarung dalam bekerja kami tetap berusaha memberi layanan secara maksimal kepada masyarakat,” pungkas Ustadi. (cw5-Dalila Adinda/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#ASN Banyuwangi #hari santri nasional #Pakai Sarung #baju putih #HSN 2025