RADARBANYUWANGI.ID – Proyek Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) kini benar-benar tinggal hitung waktu.
Pembangunan tahap pertama yang menghubungkan Gending, Probolinggo hingga Besuki, Situbondo sudah menembus progres fisik sekitar 87 persen.
PT Jasa Marga memastikan, tol ujung timur Trans Jawa ini akan beroperasi penuh pada tahun 2026.
Saat ini, pengerjaan difokuskan pada Tol Probowangi ruas Gending–Besuki sepanjang 49,68 kilometer.
Berdasarkan data terbaru (Agustus–Oktober 2025), pembebasan lahan telah mencapai 100 persen, sementara progres konstruksi terus dikebut hingga akhir tahun.
“Tahun depan atau 2026, Tol Probowangi akan beroperasi penuh hingga Situbondo. Tidak hanya sampai Paiton, tapi sampai ke Besuki,” ujar Hima Jaya, Manajer SDM dan Umum PT Jasa Marga Probolinggo–Banyuwangi, Selasa (21/10/2025).
Pembangunan Tahap I ini terbagi dalam tiga seksi utama:
-
Seksi 1 (Gending–Kraksaan): Progres 90,56 persen per September 2025. Ruas ini bahkan sudah difungsikan saat arus mudik Lebaran dan Nataru 2025.
-
Seksi 2 (Kraksaan–Paiton): Rampung 100 persen sejak Juni 2025.
-
Seksi 3 (Paiton–Besuki): Progres 81,01 persen per September 2025.
Pengerjaan kini telah menembus wilayah Kecamatan Suboh, Situbondo, yang menjadi titik akhir sementara proyek tahap pertama.
“Untuk Natal dan Tahun Baru 2026 nanti, ruas dari Gending ke arah timur kemungkinan akan dibuka secara fungsional,” jelas Hima.
Empat Gerbang Tol Probowangi yang Sudah Beroperasi:
-
Gerbang Tol Tongas – Akses utama dari Pasuruan menuju Probolinggo.
-
Gerbang Tol Probolinggo Barat – Menghubungkan kawasan barat Kabupaten Probolinggo.
-
Gerbang Tol Probolinggo Timur – Mempermudah akses ke pusat kota dan kawasan industri.
-
Gerbang Tol Gending – Saat ini jadi pintu tol paling ujung yang berfungsi, menunggu penyambungan ke Kraksaan dan seterusnya.
Dengan empat gerbang tol yang telah aktif, waktu tempuh Pasuruan–Probolinggo kini jauh lebih singkat dan efisien.
Jika sesuai target, pada 2026 mendatang masyarakat bisa melintasi jalur tol hingga Situbondo, sebelum akhirnya menyambung ke Banyuwangi sebagai penutup jaringan Tol Trans Jawa. (*)
Editor : Ali Sodiqin