Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Siap-Siap! Tahun 2026 Kementerian PUPR Akan Lelang 19 Tol Baru Senilai Rp 408 Triliun, Ini Daftarnya!

Ali Sodiqin • Senin, 20 Oktober 2025 | 02:31 WIB

ILUSTRASI gerbang Tol Demak. Pemerintah akan melelang 19 proyek jalan tol baru pada 2026.
ILUSTRASI gerbang Tol Demak. Pemerintah akan melelang 19 proyek jalan tol baru pada 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar gembira bagi kontraktor se Indonesia datang dari sektor infrastruktur nasional.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan akan melelang 19 proyek jalan tol baru pada tahun 2026 dengan nilai investasi fantastis mencapai Rp 408,68 triliun.

Seluruh proyek tersebut akan dijalankan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), tanpa dukungan konstruksi langsung dari pemerintah sebagaimana proyek tol sebelumnya.

Baca Juga: Libur Nataru Makin Seru! Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat hingga 14 Persen Mulai 22 Oktober!

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI) Kementerian PUPR, Rachman Arief, dalam rapat bersama Komisi V DPR RI, Kamis (11/9/2025).

“Untuk kegiatan tahap penyiapan 19 proyek tol KPBU dialokasikan sebesar Rp 23,33 miliar, dengan estimasi total investasi mencapai Rp 408,68 triliun,” ujar Rachman, dikutip Sabtu (13/9/2025).

Anggaran Penyiapan dan Lelang Capai Rp 27,55 Miliar

Kementerian PUPR menyiapkan Rp 27,55 miliar untuk seluruh kegiatan penyiapan dan pelaksanaan lelang proyek.

Dari jumlah itu, Rp 23,33 miliar akan digunakan untuk tahap penyiapan 19 proyek tol, sementara Rp 660 juta dialokasikan untuk proses lelang tiga proyek prioritas senilai total investasi Rp 49,89 triliun.

Baca Juga: Sudah Disiapkan Jalur Motor, Kapan Proyek Tol Gilimanuk–Mengwi Dikerjakan?

Proyek yang akan dilelang ini terbagi menjadi tiga kategori besar: prakarsa pemerintah (solicited), non-prakarsa pemerintah (unsolicited), dan penugasan pemerintah.

Berikut Daftar Lengkap 19 Proyek Tol yang Akan Dilelang Tahun 2026:

1. Proyek Prakarsa Pemerintah (Solicited):

  1. Tol Bandung Intra Urban (BIUTR)

  2. Tol Pejagan–Cilacap

  3. Tol Tuban–Babat–Lamongan–Gresik

  4. Tol Malang–Kepanjen

  5. Tol Gedebage–Tasikmalaya (Geta)

  6. Tol Gilimanuk–Mengwi (Bali)

  7. Tol Bandara Supadio–Pelabuhan Kijing (Kalimantan Barat)

2. Proyek Non-Prakarsa Pemerintah (Unsolicited):

  1. Tol Pluit–Bandara Soekarno-Hatta (Tomang–Pluit–Bandara Elevated)

  2. Tol Cikunir–Karawaci Elevated

  3. Tol Semanan–Balaraja

  4. Tol Pelabuhan (Harbour Toll) Semarang

  5. Tol Bitung–Serpong

  6. Tol Caringin–Cisarua (Tol Puncak)

  7. Tol Akses Patimban Extend

3. Proyek Penugasan Pemerintah:

  1. Tol Rantau Prapat–Kisaran

  2. Tol Dumai–Simpang Sigandai–Rantau Prapat

  3. Tol Pelabuhan Panjang–Lematang

  4. Tol Rengat–JC Pekanbaru

  5. Tol Jambi–Rengat

Tiga Proyek Siap Dilelang Tahun Depan

Selain 19 proyek di atas, Kementerian PUPR juga menyiapkan lelang tiga proyek strategis dengan nilai investasi total Rp 49,89 triliun, yaitu:

Ketiganya menjadi prioritas utama karena dinilai mampu mempercepat konektivitas kawasan industri dan pariwisata di Pulau Jawa serta Sumatera.

Skema KPBU Tanpa Dukungan APBN

Menariknya, mulai 2026 pemerintah tidak lagi memberikan dukungan konstruksi (dukcon) kepada proyek tol KPBU.

Artinya, pihak swasta harus menanggung penuh biaya investasi dan pembiayaan proyek, dengan pemerintah hanya berperan sebagai regulator dan fasilitator.

Rachman menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi efisiensi APBN sekaligus mendorong partisipasi investor swasta dalam pembangunan infrastruktur strategis.

Baca Juga: dr. Widji Lestariono Terpilih Jadi Ketua IDI Banyuwangi 2025–2028, Siap Bawa Transformasi Digital Dunia Medis

“Skema KPBU kini diarahkan agar lebih efisien dan kompetitif. Pemerintah fokus pada fungsi pengawasan dan regulasi,” tegasnya.

Tol-Tol Baru Siap Ubah Peta Konektivitas Nasional

Jika semua proyek berjalan sesuai rencana, Indonesia akan memiliki tambahan lebih dari 1.200 kilometer jalan tol baru yang tersebar di Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sumatera.

Kehadiran tol-tol tersebut diharapkan mampu:

Baca Juga: Tol Probolinggo–Banyuwangi Siap Tuntas 2025, Brantas Abipraya Gaspol Dukung Misi Asta Cita Prabowo

Salah satu proyek yang paling dinanti adalah Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap, yang sempat digadang-gadang sebagai calon tol terpanjang di Indonesia.

Namun, kabarnya proyek tersebut kini dipersingkat hanya hingga Tasikmalaya karena alasan efisiensi.

Rencana lelang 19 proyek tol dengan total nilai investasi Rp 408 triliun menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius mempercepat pembangunan infrastruktur di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan skema KPBU tanpa beban APBN, peluang investasi terbuka lebar bagi swasta nasional maupun asing untuk terlibat dalam pembangunan jalan tol masa depan Indonesia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jalan tol #lelang 19 tol #2026 #Kementerian PUPR