RADARBANYUWANGI.ID - Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) terus menunjukkan kemajuan signifikan.
Hingga 3 Agustus 2025, progres konstruksi Tahap I sudah mencapai 86,43 persen, sementara pembebasan lahan dinyatakan tuntas 100 persen.
Tahap I proyek strategis nasional ini membentang dari Probolinggo hingga Besuki sepanjang 49,68 kilometer dan dibagi dalam tiga paket pekerjaan, yaitu:
-
Gending–Kraksaan
-
Kraksaan–Paiton
-
Paiton–Besuki
Pembangunan dikebut oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) selaku pengelola utama.
“Dengan selesainya Tahap I, kami optimistis Tol Probowangi akan memperkuat ekonomi Jawa Timur dan menekan kesenjangan infrastruktur antarwilayah,” ujar Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, dikutip dari detikFinance, Minggu (17/8).
Ruas Probolinggo–Besuki Dikebut, Target Rampung Februari 2026
Menurut laporan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), progres konstruksi di segmen Gending–Kraksaan–Paiton–Besuki telah mencapai 85 persen.
Baca Juga: Kabar Gembira! 2026 Tol Probowangi Tembus Situbondo, Jasa Marga Ungkap Jadwal Operasi Terbaru
Diharapkan, pembangunan selesai seluruhnya pada Februari 2026.
Sebelum beroperasi penuh, tol ini akan menjalani uji laik fungsi yang melibatkan Kementerian PUPR (BBPJN Jatim–Bali), Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan sejumlah stakeholder terkait.
“BBPJN Jatim–Bali secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi demi memastikan mutu dan ketepatan waktu pembangunan,” tulis BPJT dalam keterangan resminya.
Percepat Mobilitas dan Tekan Waktu Tempuh
Setelah beroperasi nanti, Tol Probolinggo–Besuki diyakini mampu memangkas waktu tempuh dari 1 jam 15 menit menjadi hanya 30 menit dengan kecepatan rata-rata 80–100 km/jam.
Tol ini tidak hanya memperlancar arus logistik dan mobilitas masyarakat, tetapi juga akan menjadi katalisator pengembangan sektor pariwisata, pertanian, dan industri di kawasan Tapal Kuda.
“Proyek ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat transformasi ekonomi berbasis infrastruktur berkelanjutan,” tambah Rivan.
Tiga Gerbang dan Tiga Simpang Susun
Tahap I Tol Probolinggo–Besuki nantinya akan dilengkapi tiga gerbang tol dan tiga simpang susun (SS), yaitu:
-
Gerbang Tol (GT): Kraksaan, Paiton, Situbondo Barat
-
Simpang Susun (SS): Kraksaan, Paiton, Besuki
Sementara itu, Tahap II (Besuki–Banyuwangi) sepanjang 125,72 kilometer masih dalam proses desain dan penganggaran.
Jika semua tahap rampung, Tol Probowangi akan membentang total 175,4 kilometer dari Probolinggo hingga Ketapang, Banyuwangi.
Ruas Pamungkas Trans Jawa
Tol Probolinggo–Banyuwangi terdiri atas tujuh seksi utama:
-
Gending–Kraksaan (12,88 km)
-
Kraksaan–Paiton (11,20 km)
-
Paiton–Besuki (25,60 km)
-
Besuki–Situbondo (42,30 km)
-
Situbondo–Asembagus (16,76 km)
-
Asembagus–Bajulmati (37,45 km)
-
Bajulmati–Ketapang (29,21 km)
Baca Juga: Jadwal Lengkap Sprint Race MotoGP Australia 2025, Marco Bezzecchi Dijagokan Menang
Setelah seluruh tahap selesai, waktu tempuh dari Probolinggo ke Banyuwangi akan berkurang drastis dari 5 jam menjadi hanya sekitar 2 jam.
Sebagai ruas pamungkas jaringan Tol Trans Jawa, proyek ini akan menghubungkan ujung barat hingga ujung timur Pulau Jawa, memperkuat konektivitas nasional sekaligus membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (*)
Editor : Ali Sodiqin