RADARBANYUWANGI.ID - Indonesia kini resmi memiliki jalan tol layang terpanjang di Tanah Air.
Jalan Tol Jakarta–Cikampek II (Elevated) yang kini bernama Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) membentang megah sejauh 36,4 hingga 36,84 kilometer dari Cikunir hingga Karawang Barat, Jawa Barat.
Tol Layang Terpanjang di Indonesia Resmi Beroperasi
Jalan tol layang ini menjadi simbol kemajuan infrastruktur Indonesia, menghadirkan solusi atas kemacetan kronis di ruas tol Jakarta–Cikampek yang selama ini menjadi jalur utama logistik dan mobilitas antar kota besar.
Dengan panjang hampir 37 kilometer, Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed menghubungkan langsung kawasan Bekasi, Cikarang, hingga Karawang Barat, menjadikannya tol layang terpanjang di Indonesia sekaligus salah satu yang termegah di Asia Tenggara.
Baca Juga: Wisuda XLI Stikes Banyuwangi Lahirkan Ratusan Tenaga Kesehatan Profesional
Berganti Nama Jadi Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed
Tol ini sebelumnya dikenal sebagai Tol Jakarta–Cikampek II (Elevated), namun kini resmi berganti nama menjadi Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ).
Pergantian nama ini merupakan bentuk penghormatan atas hubungan diplomatik dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).
Nama Sheikh Mohammed Bin Zayed diambil dari Presiden UEA sekaligus Putra Mahkota Abu Dhabi, yang dikenal memiliki hubungan erat dengan Indonesia, terutama dalam bidang investasi dan pembangunan infrastruktur.
Pemandangan dari Udara: Megah dan Mempesona
Dari foto udara yang beredar, Jalan Layang MBZ terlihat membentang megah di atas jalur tol lama.
Struktur beton kokoh dengan jalur ganda ini tampak modern dan futuristik.
Dari atas ketinggian, pemandangan lalu lintas yang mengalir di bawahnya dan bangunan perkotaan di sekitarnya memberikan nuansa metropolitan yang menawan.
Ikon Baru Infrastruktur Nasional
Jalan Layang MBZ bukan sekadar proyek transportasi, tetapi juga ikon kemitraan internasional dan kebanggaan nasional.
Selain mengurangi kemacetan di jalur utama Jakarta–Cikampek, tol ini diharapkan dapat mempercepat arus barang dan mobilitas menuju kawasan industri Karawang serta memperlancar perjalanan menuju arah timur Pulau Jawa.
Dengan keindahan arsitektur dan nilai strategisnya, Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed kini menjadi landmark baru kebanggaan Indonesia di bidang infrastruktur modern. (*)
Editor : Ali Sodiqin