Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tol Semarang–Demak Berguna Ganda! Jadi Jalan Tol dan Tanggul Laut Raksasa, Progres Oktober 2025 Makin Pesat!

Ali Sodiqin • Jumat, 17 Oktober 2025 | 21:30 WIB

Jalan tol Sidogemah Sayung yang melintasi jalan raya Pantura. Pemerintah siapkan diskon tarif hingga 20 persen selama libur Nataru 2025-2026.
Jalan tol Sidogemah Sayung yang melintasi jalan raya Pantura. Pemerintah siapkan diskon tarif hingga 20 persen selama libur Nataru 2025-2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Progres pembangunan Tol Semarang–Demak, yang juga berfungsi sebagai tanggul laut raksasa, kini menunjukkan perkembangan signifikan pada Oktober 2025.

Di kawasan Kaligawe, Semarang, aktivitas proyek begitu padat.

Deretan alat berat, dump truck raksasa, dan ratusan pekerja dikerahkan siang dan malam untuk mempercepat penimbunan dan konsolidasi tanah, tahap krusial dari proyek strategis nasional ini.

Baca Juga: Kuliner Lezat dan Terjangkau di Basement Graha Pena Surabaya

Teknik Penimbunan “Layer by Layer”

Proyek ambisius ini telah memasuki fase penimbunan berlapis hingga ketinggian 6–7 meter di atas permukaan laut.

Metode ini menjamin tanah stabil dan siap menjadi jalur utama Tol Semarang–Demak.

Baca Juga: Tol Probowangi Hampir Rampung! Jalur Pamungkas Trans Jawa Siap Pangkas Waktu Probolinggo–Banyuwangi Jadi 2 Jam!

Matras Bambu & Geotub: Penahan Laju Laut

Masyarakat mungkin bertanya mengapa bambu di tepi tanggul terlihat tidak tertimbun tanah.
Ternyata, matras bambu berfungsi sebagai landasan untuk geotub, semacam barier sementara yang memisahkan tanah timbunan dengan air laut.

Geotub berperan penting untuk:

Baca Juga: Cara Ampuh Laporkan Akun Medsos Penyebar Hoaks, Ujaran Kebencian, dan SARA Agar Segera Diblokir!

Perlindungan Berlapis: Boulder & Tetrapod

Selain matras bambu dan geotub, tanggul diperkuat dengan:

  1. Batu boulder besar di bagian bawah

  2. Beton tetrapod di atasnya sebagai pemecah gelombang laut

Puluhan ribu tetrapod akan disusun berlapis-lapis sepanjang tepi tanggul untuk meredam hantaman ombak Laut Jawa.

Tinggi tanggul berbeda-beda:

Baca Juga: Video Viral Pendukung Jokowi Ancam Demo di Mabes Polri Pakai BH dan Celana Dalam, Guntur Romli: Gerombolan Ternak!

Simbol Ketangguhan Infrastruktur Maritim Indonesia

Tol Semarang–Demak bukan sekadar proyek transportasi. Ini juga benteng pertahanan maritim, melindungi pesisir Semarang dari banjir rob.

Setelah rampung, jalan tol ini diharapkan menjadi:

Dengan progres yang terus meningkat, tanggul laut raksasa ini menjadi bukti inovasi luar biasa Indonesia di bidang infrastruktur. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jalan tol #Oktober 2025 #pantura #tanggul laut #tol semarang demak #semarang #demak