Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tol Bogor–Serpong via Parung Siap Dibangun, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 45 Menit, Investasi Rp 12,3 Triliun Tanpa Bebani APBN!

Ali Sodiqin • Jumat, 17 Oktober 2025 | 19:45 WIB

Ilustrasi jalan tol. Presiden Prabowo meneken daftar 50 proyek jalan tol di seluruh Indonesia.
Ilustrasi jalan tol. Presiden Prabowo meneken daftar 50 proyek jalan tol di seluruh Indonesia.

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar gembira bagi warga Bogor dan Tangerang! Pemerintah memastikan proyek Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung segera dibangun tahun ini.

Tol strategis ini akan memangkas waktu tempuh dari Bogor ke Tangerang dari beberapa jam menjadi hanya 45 menit saja.

Proyek yang menghubungkan Jawa Barat dan Banten itu digarap dengan nilai investasi mencapai Rp12,351 triliun, melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Grand Final Livoli Divisi Utama 2025: Petrokimia vs TNI AU & LavAni Navy vs TNI AU Electric!

Menariknya, proyek ini tidak menggunakan dana APBN, melainkan sepenuhnya ditanggung oleh investor swasta.

“Yang patut kita syukuri, seluruh biaya pembangunannya ditanggung oleh badan usaha tanpa membebani APBN. Ini menandakan keyakinan investor terhadap arah kebijakan pemerintah semakin kuat,” ujar Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Minggu (5/10).

Tol sepanjang 32,03 kilometer ini akan melintasi dua provinsi, yakni 27,83 km di Jawa Barat dan 4,2 km di Banten, serta menjadi bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) III.

Baca Juga: Profil Kombes Arif Budiman: Mantan Kapolres Jepara Kini Resmi Jabat Wadir Tipideksus Bareskrim Polri!

Jalan tol ini akan terkoneksi dengan sejumlah ruas strategis, seperti Tol Serpong–Balaraja (Sebaraja), Depok–Antasari (Desari), dan Bogor Outer Ring Road (BORR).

Pembangunan akan dilakukan oleh PT Bogor Serpong Infra Selaras (BSIS), konsorsium dengan kepemilikan saham PT Persada Utama Infra (52%), PT Jasa Marga (26%), PT Adhi Karya (12%), dan PT Hutama Karya Infrastruktur (10%). Masa konsesinya mencapai 40 tahun.

Menteri Dody menjelaskan, pembangunan tol ini juga berfungsi menurunkan Rasio Incremental Capital-Output (ICOR), memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan efisiensi investasi.

Baca Juga: Duel Raksasa Serie A di Olimpico! AS Roma vs Inter Milan, Tren Kemenangan Nerazzurri Terancam?

“Tol Bogor–Serpong via Parung akan mempercepat distribusi pangan, memudahkan akses air bersih, menurunkan biaya logistik, hingga mempercepat arus barang antarkawasan,” kata Dody.

Jalan tol ini dibagi menjadi empat seksi, yaitu:

Baca Juga: Selamat Ulang Tahun Pak Presiden! Prabowo Panen Ucapan dari Pejabat hingga Tokoh Dunia, Steve Forbes: Anda Terlihat Lebih Muda!

Selain itu, akan dibangun dua junction dan tiga simpang susun (interchange), yang menghubungkan tol ini dengan berbagai ruas utama di Jabodetabek.

Kehadiran Tol Bogor–Serpong via Parung diharapkan menjadi dinamo pertumbuhan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi kemiskinan di wilayah sekitar.

Dengan proyek ini, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen bisa tercapai melalui konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jalan tol #Menteri Pekerjaan Umum #tanpa APBN #tol serpong #pangkas waktu tempuh #Dody Hanggodo #Tol Bogor Serpong #kerja sama pemerintah dan badan usaha