RADARBANYUWANGI.ID - Kabar gembira bagi warga Bogor dan Tangerang! Pemerintah memastikan proyek Jalan Tol Bogor–Serpong via Parung segera dibangun tahun ini.
Tol strategis ini akan memangkas waktu tempuh dari Bogor ke Tangerang dari beberapa jam menjadi hanya 45 menit saja.
Proyek yang menghubungkan Jawa Barat dan Banten itu digarap dengan nilai investasi mencapai Rp12,351 triliun, melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Menariknya, proyek ini tidak menggunakan dana APBN, melainkan sepenuhnya ditanggung oleh investor swasta.
“Yang patut kita syukuri, seluruh biaya pembangunannya ditanggung oleh badan usaha tanpa membebani APBN. Ini menandakan keyakinan investor terhadap arah kebijakan pemerintah semakin kuat,” ujar Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Minggu (5/10).
Tol sepanjang 32,03 kilometer ini akan melintasi dua provinsi, yakni 27,83 km di Jawa Barat dan 4,2 km di Banten, serta menjadi bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) III.
Jalan tol ini akan terkoneksi dengan sejumlah ruas strategis, seperti Tol Serpong–Balaraja (Sebaraja), Depok–Antasari (Desari), dan Bogor Outer Ring Road (BORR).
Pembangunan akan dilakukan oleh PT Bogor Serpong Infra Selaras (BSIS), konsorsium dengan kepemilikan saham PT Persada Utama Infra (52%), PT Jasa Marga (26%), PT Adhi Karya (12%), dan PT Hutama Karya Infrastruktur (10%). Masa konsesinya mencapai 40 tahun.
Menteri Dody menjelaskan, pembangunan tol ini juga berfungsi menurunkan Rasio Incremental Capital-Output (ICOR), memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan efisiensi investasi.
Baca Juga: Duel Raksasa Serie A di Olimpico! AS Roma vs Inter Milan, Tren Kemenangan Nerazzurri Terancam?
“Tol Bogor–Serpong via Parung akan mempercepat distribusi pangan, memudahkan akses air bersih, menurunkan biaya logistik, hingga mempercepat arus barang antarkawasan,” kata Dody.
Jalan tol ini dibagi menjadi empat seksi, yaitu:
- Seksi I: Salabenda–Pondok Udik (3,97 km)
- Seksi II: Pondok Udik–Putat Nutug (9,27 km)
- Seksi III: Putat Nutug–Rumpin (8,23 km)
- Seksi IV: Rumpin–Serpong (10,56 km)
Selain itu, akan dibangun dua junction dan tiga simpang susun (interchange), yang menghubungkan tol ini dengan berbagai ruas utama di Jabodetabek.
Kehadiran Tol Bogor–Serpong via Parung diharapkan menjadi dinamo pertumbuhan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi kemiskinan di wilayah sekitar.
Dengan proyek ini, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen bisa tercapai melalui konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
Editor : Ali Sodiqin