RADARBANYUWANGI.ID - Kabar promosi datang dari jajaran Kepolisian Daerah Jawa Tengah.
Kombes Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng, kini resmi dilantik menjadi Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Wadir Tipideksus) Bareskrim Polri.
Upacara serah terima jabatan (sertijab) berlangsung pada Selasa (14/10/2025) di Mabes Polri, Jakarta.
Baca Juga: F1 GP Amerika Serikat 2025: Persaingan Memanas Antara Duo McLaren dan Verstappen
Promosi ini menandai langkah penting dalam karier panjang Kombes Arif di bidang reserse dan tindak pidana khusus.
Jejak Karier Panjang dan Prestasi
Lulusan Akpol 1997 ini dikenal sebagai perwira dengan rekam jejak cemerlang di dunia reserse.
Kombes Arif pernah tiga kali menjabat Kasat Reskrim di wilayah Kalimantan Timur, menunjukkan konsistensi dan kemampuan investigasi yang kuat.
Tahun 2017, ia dipercaya menjadi Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Polda Kepulauan Riau (Kepri).
Di tahun yang sama, Arif meraih penghargaan Pin Perak dari Kapolri berkat keberhasilannya mengungkap kasus korupsi skala besar di daerah tersebut.
Deretan Jabatan Penting
Setelah itu, kariernya terus menanjak. Kombes Arif dipercaya memimpin sejumlah wilayah strategis, antara lain:
-
Kapolres Sragen (2017–2018)
-
Kapolres Jepara
-
Wakapolresta Cirebon
-
Dosen Utama di STIK Lemdikat Polri
-
Kapolresta Cirebon (hingga Januari 2024)
Kemudian, pada 25 September 2024, Arif resmi menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Jateng sebelum akhirnya promosi ke Wadir Tipideksus Bareskrim Polri pada Oktober 2025.
Siap Kawal Penegakan Hukum Ekonomi Nasional
Dengan pengalaman lengkap di bidang reserse dan kejahatan ekonomi, Kombes Arif Budiman dinilai layak menduduki posisi strategis di Bareskrim Polri.
Promosi ini disebut sebagai bentuk penghargaan atas profesionalisme, integritas, dan kepemimpinannya dalam berbagai penugasan di daerah maupun pusat.
Kini, Kombes Arif siap mengawal penegakan hukum tindak pidana ekonomi dan kejahatan khusus di tingkat nasional, sejalan dengan upaya Polri meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik. (*)
Editor : Ali Sodiqin