RADARBANYUWANGI.ID - Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Allan Tandiono, mengumumkan bahwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah mempersiapkan 8 kereta khusus bagi petani dan pedagang.
Dari jumlah tersebut, saat ini sudah ada 4 kereta yang sedang dalam tahap uji coba.
“KAI menyiapkan 8 kereta terkait layanan khusus petani dan pedagang. Untuk tahap awal, ada 4 kereta yang saat ini sedang diuji,” ujar Allan, Selasa (30/9/2025).
Target Beroperasi Tahun Ini
Allan menyebut, seluruh rangkaian kereta khusus petani-pedagang ini ditargetkan bisa beroperasi penuh pada tahun 2025.
Sebelumnya, rencana pengoperasian kereta ini sempat disampaikan oleh mantan Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo, Sabtu (20/9/2025).
“Kereta petani-pedagang ini rencananya akan diresmikan pada 28 September 2025,” jelas Didiek.
Skema Tarif Terjangkau
Didiek menegaskan, KAI berusaha agar layanan kereta ini dapat menggunakan skema subsidi pemerintah melalui Public Service Obligation (PSO).
Dengan begitu, penumpang bisa menikmati tarif murah.
Namun, jika skema PSO belum berhasil direalisasikan, KAI menyiapkan alternatif pendanaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR).
“Kami akan menggunakan dana CSR agar masyarakat tetap bisa menikmati perjalanan. Ini adalah upaya membangun transportasi berkelanjutan,” tambah Didiek.
Dorongan Transportasi Berkelanjutan
Program kereta khusus petani dan pedagang ini menjadi bagian dari langkah KAI dalam menyediakan transportasi publik yang inklusif dan ramah masyarakat kecil.
Selain mendukung distribusi hasil pertanian dan perdagangan, inisiatif ini juga memperkuat komitmen KAI terhadap pembangunan transportasi berkelanjutan di Indonesia.
Editor : Lugas Rumpakaadi