RADARBANYUWANGI.ID – Kalau biasanya inovasi pemerintah identik dengan nama kaku dan formal, lain cerita di Banyuwangi.
Daerah ini justru kreatif memberi nama programnya mirip menu makanan, update status medsos, hingga nama bunga, tentu saja bikin warga geleng-geleng sambil senyum.
Contohnya, ada “PIL SAKTI”. Dari namanya, terbayang pil ajaib yang bisa bikin segar badan.
Ternyata artinya Pilah Sampah Wujudkan Kantor Tertata Asri. Bukan camilan, tapi ampuh membuat kantor lebih rapi dan sehat.
Baca Juga: Ceria di Hadapan Jaksa! Pelaku Asusila Siswi MI Kalibaru Ternyata Masih di Bawah Umur
Ada juga “Posting Dong”, singkatan dari Pos Stop Stunting Bersama Odong-Odong.
Kedengarannya kayak ajakan update status media sosial atau pesan makanan online.
Tapi sesungguhnya, program ini fokus mencegah stunting dengan cara yang dekat dengan masyarakat.
Tak ketinggalan, “Gemar Melati” alias Gerakan Masyarakat Mengumpulkan Sampah Plastik.
Dari namanya mirip teh melati yang harum, tapi isinya mengajak warga hidup lebih bersih dan ramah lingkungan.
Baca Juga: BSU 2025 Cair Lagi? Bisa Lanjut Semester II, Tapi Kapan Dana Turun?
Program lain yang tak kalah unik:
-
“MAMA RIO” (Melayani Surat Masyarakat Saking Griyo) → Namanya kayak menu favorit di warung, tapi isinya layanan administrasi dari rumah.
-
“BERPISAH UNTUK SESAMA” (Bersama Pilah Sampah untuk Sejahtera Bersama) → Judulnya bikin baper, kayak lagu galau, tapi tujuannya mulia: memilah sampah demi kesejahteraan bersama.
-
“Wapercil” (Warung Pelayanan Masyarakat Terpencil) → Dari namanya seperti warung kecil tempat jajan, ternyata pelayanan publik untuk daerah pelosok.
Salah seorang warga Baluk, Banyuwangi, mengatakan, pemilihan nama yang unik ini tentu bukan sekadar lucu-lucuan.
“Semakin mudah diingat, semakin dekat program itu dengan masyarakat. Jadi mereka tidak hanya tahu, tapi juga mau ikut berpartisipasi,” jelasnya.
Dengan kreativitas ini, pelayanan publik di Banyuwangi tak hanya cepat, tapi juga bikin warganya merasa akrab.
Layanan jadi seperti menu makanan: gampang dipilih, mudah diingat, dan bikin nagih. (*)
Editor : Ali Sodiqin