Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kemendikdasmen Wajibkan Authenticator Datadik: Jika Tak Aktif, Akses Tunjangan & Data Bisa Terganggu

Fanzha Shefya Yuananda • Rabu, 17 September 2025 | 22:30 WIB
Jangan lewatkan aktivasi Authenticator Datadik sebelum 15 September 2025.
Jangan lewatkan aktivasi Authenticator Datadik sebelum 15 September 2025.

RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah melalui Kemendikdasmen resmi mewajibkan tenaga pendidik untuk mengaktifkan Authenticator Datadik sebelum 15 September 2025.

Kebijakan ini hadir sebagai bentuk perlindungan ganda terhadap data yang tersimpan di sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan), sekaligus memastikan validitas informasi yang menjadi dasar berbagai kebijakan pendidikan.

Untuk mengaktifkan Authenticator, guru dan operator sekolah tidak perlu khawatir karena prosedurnya mudah.

Pertama, login ke laman resmi ptk.datadik.kemendikdasmen.go.id.

Setelah masuk, klik tombol “Aktifkan”, lalu pindai kode QR yang ditampilkan sistem menggunakan aplikasi Authenticator di ponsel.

Begitu akun terhubung, setiap login melalui SSO Dapodik akan membutuhkan kode verifikasi yang hanya bisa diakses oleh pemilik akun.

Sistem keamanan dua faktor (2FA) ini melindungi data dari potensi pencurian, manipulasi, maupun penyalahgunaan.

Bagi guru dan operator, manfaatnya langsung terasa yakni akses lebih aman, data beban ajar tetap terjaga, serta layanan pendidikan berjalan lancar tanpa hambatan.

Selain itu, hak-hak tenaga pendidik seperti pencairan tunjangan dan pengelolaan administrasi tidak akan terganggu.

Kemendikdasmen menekankan bahwa aktivasi ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pendidikan yang lebih profesional.

Data Dapodik yang valid akan mendukung pemerintah dalam mengambil keputusan, termasuk redistribusi guru, pemetaan kebutuhan sekolah, hingga perencanaan anggaran pendidikan.

Dengan aktivasi yang sederhana, tenaga pendidik berkontribusi besar pada keberlangsungan layanan pendidikan nasional.

Tindakan ini bukan sekadar urusan teknis, tetapi wujud tanggung jawab bersama menjaga keakuratan data yang menjadi nyawa sistem pendidikan Indonesia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Authenticator Datadik #kemendikdasmen #Keamanan Data