Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

BBPJN Siapkan Pelebaran Jalan Banyuwangi Utara, Antisipasi Macet Parah hingga Ketapang

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 16 September 2025 | 11:30 WIB
TERLALU SEMPIT: Sebagian besar jalur dari Ketapang menuju arah utara memiliki lebar 7 meter. BBPJN akan melebarkan jalan tersebut menjadi 11 meter.
TERLALU SEMPIT: Sebagian besar jalur dari Ketapang menuju arah utara memiliki lebar 7 meter. BBPJN akan melebarkan jalan tersebut menjadi 11 meter.

RADARBANYUWANGI.ID - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Situbondo–Banyuwangi berencana memperlebar jalur di Banyuwangi Utara untuk mengatasi kemacetan parah yang sempat terjadi beberapa bulan lalu.

Senin (15/9) petugas BBPJN menuntaskan survei untuk melihat titik-titik jalan yang bisa diperlebar di sepanjang jalur Banyuwangi Utara.

Pengawas Lapangan BBPJN Situbondo–Banyuwangi Ahmad Hisbullah mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan menyeluruh pada jalur sepanjang 20 kilometer, mulai dari pintu masuk Pelabuhan ASDP Ketapang hingga wilayah Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo.

Pengecekan dilakukan untuk melihat titik-titik jalan yang dianggap sempit dan sempat memicu antrean kendaraan hingga belasan kilometer pada bulan lalu.

”Kami sudah lakukan cek kondisi eksisting jalan dan batasnya. Memang masih banyak titik yang jalurnya tergolong sempit,” kata Ahmad.

Dia menambahkan,  sebagian besar jalur dari Ketapang ke utara saat ini memiliki lebar 7 meter. Ukuran itu menurutnya sesuai dengan standar jalan arteri nasional.

Namun, berdasarkan hasil survei, Hisbullah melihat potensi pelebaran jalan masih bisa dilakukan hingga mencapai 11 meter.

Hal itu mempertimbangkan luas jalan dan batas dengan permukiman serta bangunan lain yang ada di tepi jalan.

Meski rencana pelebaran sudah di tangan, Ahmad belum dapat memastikan kapan proyek tersebut akan dimulai. Yang jelas, tahapan awal dari rencana pelebaran jalan yaitu berupa survei sudah selesai.

“Untuk waktu pelaksanaan, kami belum bisa pastikan. Yang jelas, data survei ini akan menjadi dasar perencanaan kami ke depan,” imbuhnya,

Dia menambahkan, pelebaran diharapkan dapat mengurangi risiko kemacetan di masa depan.

Rencana ini muncul sebagai respons terhadap kemacetan parah yang melanda Banyuwangi Utara pada Juli dan Agustus lalu.

Yang dipicu oleh tingginya volume kendaraan dan kondisi jalan yang terbatas. "Harapannya dengan pelebaran ini, ke depan masalah serupa tidak lagi terulang,’’ tegasnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Ketapang #pelebaran jalan #macet parah #banyuwangi