Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mengenang Arif Budimanta, Staf Khusus Presiden dan Penulis Pancasilanomics

Lugas Rumpakaadi • Senin, 8 September 2025 | 03:55 WIB
Ekonom sekaligus politisi PDIP, Arif Budimanta.
Ekonom sekaligus politisi PDIP, Arif Budimanta.

RADARBANYUWANGI.ID - Ekonom sekaligus politisi PDI Perjuangan, Arif Budimanta, meninggal dunia pada Sabtu (6/9/2025) pukul 00.06 WIB di Jakarta dalam usia 57 tahun.

Kabar duka ini disampaikan pihak keluarga yang memohon doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Lahir di Medan pada 15 Maret 1968, Arif dikenal luas sebagai sosok intelektual dengan kiprah di berbagai bidang.

Ia mengawali pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor jurusan Ilmu Tanah, lalu melanjutkan studi pascasarjana Ekonomi Sumber Daya Alam di Universitas Indonesia.

Gelar doktor ia raih pada 2006 dari FISIP UI, disusul program keuangan di University of Chicago serta Senior Executive Program di Harvard Business School.

Karier Arif terbentang di ranah politik, pemerintahan, hingga akademik.

Ia pernah menjadi anggota DPR RI Fraksi PDIP (2009–2014), Staf Khusus Presiden Joko Widodo (2019–2025), Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional, hingga Senior Advisor Menteri Keuangan.

Di lembaga keuangan, ia duduk sebagai Dewan Direktur Indonesia Eximbank.

Sebagai pemikir, Arif kerap menulis di media nasional dan menerbitkan sejumlah buku.

Salah satu karyanya yang menonjol adalah Pancasilanomics: Jalan Keadilan dan Kemakmuran (2019).

Ia juga terlibat dalam proyek internasional Handbook of Research on Green, Circular, and Digital Economies (2022) dengan membahas transformasi ekonomi digital Indonesia.

Selain aktif di dunia akademik sebagai dosen Magister Keuangan Syariah ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Arif menjabat sebagai Direktur Eksekutif Megawati Institute dan Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Muhammadiyah.

Arif Budimanta meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

Jejak panjangnya sebagai ekonom, politisi, sekaligus pengajar akan dikenang sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Pancasilanomics #arif budimanta #penulis #wafat #akademisi #ekonom #staf khusus presiden #politisi pdip