Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Viral Polisi Serang Unisba, Polda Jabar: Gas Air Mata Terbawa Angin

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 2 September 2025 | 18:43 WIB
Polda Jabar menampik narasi bahwa gas air mata sengaja ditembakkan ke arah Unisba.
Polda Jabar menampik narasi bahwa gas air mata sengaja ditembakkan ke arah Unisba.

RADARBANYUWANGI.ID - Kepolisian Daerah Jawa Barat menegaskan bahwa kabar penyerangan aparat ke Universitas Islam Bandung (Unisba) tidak benar.

Polda Jabar menyebut gas air mata yang sampai ke area kampus bukan ditembakkan ke dalam, melainkan terbawa angin usai dilepaskan ke jalan raya.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menanggapi viralnya tudingan bahwa polisi masuk ke kampus dan menembakkan gas air mata ke arah mahasiswa.

Menurut Hendra, peristiwa berawal ketika patroli gabungan TNI-Polri menemukan adanya aksi pembakaran ban, tumpukan batu, dan blokade jalan di kawasan Tamansari, Bandung.

Sekelompok orang berpakaian hitam yang diduga sebagai kelompok anarko disebut mencoba memprovokasi aparat agar masuk ke kampus.

“Mereka merancang skenario provokator dengan harapan petugas terpancing menyerang masuk ke kampus Unisba,” ujar Hendra dalam keterangan resmi yang dikutip JawaPos.com, Selasa (2/9).

Namun aparat disebut tidak terprovokasi.

Penyisiran tetap dilakukan di jalan raya.

Meski demikian, kelompok yang diduga anarko justru melakukan provokasi dari dalam kampus dengan melempar bom molotov ke arah tim patroli.

Baca Juga: Aparat Tembakkan Gas Air Mata ke Kampus UNISBA, Situasi Mencekam

Hendra menegaskan bahwa gas air mata hanya ditembakkan ke arah jalan raya.

Tersapu angin, sebagian gas kemudian masuk ke area parkiran Unisba.

Kondisi ini, menurutnya, dimanfaatkan provokator untuk membuat narasi seolah-olah polisi menyerang ke dalam kampus.

“Faktanya, semua tembakan gas air mata diarahkan ke jalan raya, bukan ke dalam kampus,” tegas Hendra.

Ia juga menambahkan, tidak ada aparat yang masuk ke area kampus maupun membawa senjata peluru karet.

Jarak aparat dengan kampus saat itu sekitar 200 meter.

Sebelumnya, beredar di media sosial video yang memperlihatkan barisan polisi bersenjata lengkap dengan tameng dan kendaraan taktis berada di depan kampus Unisba dan Universitas Pasundan (Unpas).

Unggahan warga sekitar juga memperlihatkan sejumlah aparat berpakaian sipil dengan senjata tumpul.

Isu tersebut kemudian memicu spekulasi masyarakat terkait dugaan penyerangan polisi ke kampus.

Namun, Polda Jabar menegaskan bahwa kabar tersebut tidak sesuai fakta lapangan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#polisi #Unisba #terbawa angin #polda jabar #gas air mata