Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Driver Ojol Tewas Dilindas Barracuda Brimob, Netizen Tuntut DPR RI Dengarkan Suara Rakyat

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:35 WIB
DPR RI genap 80 tahun, publik soroti tragedi Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas terlindas Barracuda Brimob saat demo di Jakarta.
DPR RI genap 80 tahun, publik soroti tragedi Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas terlindas Barracuda Brimob saat demo di Jakarta.

RADARBANYUWANGI.ID - Hari ini, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) genap berusia 80 tahun.

Namun, momen yang seharusnya penuh perayaan justru diselimuti duka mendalam akibat tragedi yang menimpa seorang driver ojek online, Affan Kurniawan.

Affan tewas dilindas kendaraan taktis Barracuda milik Brimob saat aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa, buruh, pengemudi ojol, dan berbagai elemen masyarakat pada Kamis malam (28/8) di kawasan Pejompongan, Jakarta.

Di media sosial, warganet mengaitkan peristiwa tragis ini dengan momentum ulang tahun DPR.

Akun-akun masyarakat menulis sindiran keras, menyinggung bahwa “hadiah ulang tahun” DPR ke-80 adalah kematian seorang rakyat kecil yang sedang mencari nafkah.

Gedung DPR yang sunyi turut menjadi sorotan.

Publik menilai, suara massa yang menyaksikan Affan terlindas harusnya menjadi peringatan bahwa rakyat tidak boleh lagi diabaikan.

Dari rekaman video yang beredar luas, Affan sebenarnya sudah berusaha menghindari kendaraan Barracuda.

Namun, nahas, ia terjatuh beberapa meter di depannya.

Kendaraan taktis tersebut tetap melaju meski massa berteriak memperingatkan bahwa ada orang yang terlindas.

Ironisnya, Affan tidak ikut dalam aksi demonstrasi.

Ia baru saja menyelesaikan pekerjaannya mengantar pesanan dan tengah berusaha pulang ke rumah.

Affan dikenal sebagai tulang punggung keluarga.

Ia tinggal di sebuah kontrakan sederhana bersama tujuh anggota keluarga di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Ayahnya bekerja serabutan, sementara adik perempuannya masih duduk di bangku SMP.

Setiap hari, Affan bekerja sejak pagi buta hingga larut malam demi menghidupi keluarganya.

Ia dikenang sebagai pribadi pekerja keras dan penuh tanggung jawab.

Jenazahnya dimakamkan di TPU Karet Bivak pada Jumat pagi (29/8).

Sejumlah tokoh menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Affan. Pasha Ungu, anggota DPR RI, hadir langsung melayat ke kediaman keluarga.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga datang memberikan penghormatan terakhir.

Di sisi lain, Sekretariat Jenderal DPR sempat mengeluarkan surat edaran mengenai Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) agar pegawai DPR tidak terdampak aksi.

Keputusan ini menuai kritik, karena dianggap menunjukkan ketidaksensitifan terhadap situasi rakyat yang sedang bergejolak.

Ulang tahun ke-80 DPR RI seharusnya menjadi momentum refleksi.

Masyarakat berharap para wakil rakyat tidak menutup telinga terhadap jeritan rakyat, terutama tragedi yang merenggut nyawa seorang pemuda pekerja keras seperti Affan Kurniawan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#brimob #Affan Kurniawan #suara rakyat #netizen #barracuda #dpr ri #Demo #jakarta #Driver Ojol