RADARBANYUWANGI.ID – Harapan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) tahun depan masih menggantung.
Presiden Prabowo Subianto tidak menyinggung soal gaji ASN maupun guru dalam pidato Nota Keuangan dan RUU APBN 2026 di Senayan, Jumat (15/8).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, keputusan terkait gaji PNS akan sangat bergantung pada ketersediaan ruang fiskal negara.
Baca Juga: Resmi! 5 Kategori Pensiunan ASN Dapat Rapelan Gaji Terbesar 2025, Termasuk Janda dan duda PNS
“Untuk gaji, kita juga akan melihat kepada fiscal space tahun 2026. Mayoritas anggaran difokuskan untuk program-program prioritas nasional,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers RAPBN 2026, Minggu (17/8).
Fokus ke Pendidikan
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk memenuhi alokasi anggaran pendidikan 20 persen dari APBN. Jumlahnya mencapai Rp757,8 triliun, terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
Rinciannya, Rp150,1 triliun untuk peningkatan fasilitas sekolah dan kampus, serta Rp178,7 triliun untuk gaji guru, penguatan kompetensi, dan kesejahteraan tenaga pendidik. Namun, Prabowo tidak merinci soal kenaikan gaji guru pada 2026.
Baca Juga: Heboh! Isu Kenaikan Gaji dan Rapelan Pensiunan PNS, Taspen Bongkar Fakta Sebenarnya
“Tunjangan Profesi Guru Non-PNS dan ASN Daerah disiapkan secara memadai,” ucap Prabowo. Ia juga menekankan program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda sebagai sarana pemerataan pendidikan anak-anak miskin.
APBN Harus Efisien
Prabowo kembali menekankan pentingnya efisiensi penggunaan anggaran negara. Target besar pemerintah adalah menekan defisit APBN hingga nol pada 2027 atau 2028.
“Cita-cita saya, suatu saat kita bisa berdiri di depan majelis ini untuk menyampaikan APBN tanpa defisit sama sekali,” tegas Prabowo.
Baca Juga: Rincian Lengkap Gaji dan Tunjangan PNS Berdasarkan Ijazah usai Resmi Naik 8 Persen!
Ia menekankan, keberanian dan tekad menutup kebocoran anggaran harus menjadi agenda bersama. “Kita harus berani menekan segala bentuk kebocoran,” tandasnya.
Dampak ke ASN
Tidak adanya sinyal kenaikan gaji PNS di 2026 membuat ASN harus bersiap menghadapi tahun depan dengan kondisi gaji tetap.
Namun, pemerintah memastikan belanja pegawai tetap terjaga dan dialihkan untuk program prioritas.
“ASN adalah ujung tombak pelayanan publik. Pemerintah akan terus mencari ruang fiskal terbaik untuk kesejahteraan aparatur,” ujar Sri Mulyani. (*)
Editor : Ali Sodiqin