RADARBANYUWANGI.ID - Semangat cinta tanah air juga terasa di puncak Gunung Ranti, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Minggu (17/8).
Lebih dari 200 orang mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI di puncak gunung setinggi 2.601 meter dari permukaan laut (mdpl) tersebut.
Bahkan tidak hanya upacara, mereka juga membentangkan bendera merah putih sepanjang 5 meter di gunung yang lokasinya berdekatan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen itu.
Upacara dimulai pukul 08.00. Cuaca dingin dan angin yang berembus cukup kencang tak menyurutkan semangat mereka untuk melaksanakan upacara bendera.
Pengelola wisata Gunung Ranti Erik Harlani mengatakan peserta yang hadir merupakan relawan yang sebagian besar didominasi oleh anak muda serta komunitas pecinta alam.
“Kurang lebih ada 200 orang yang mengikuti upacara kemerdekaan di puncak Gunung Ranti hari ini (kemarin). Mereka kebanyakan merupakan anak muda yang punya semangat nasionalisme tinggi serta para anggota komunitas pecinta alam,” ujarnya.
Talita, salah satu peserta yang mengikuti upacara di puncak Gunung Ranti mengungkapkan, dirinya mulai mendaki sejak pukul 04.00, Minggu (17/8), bersama lima rekannya.
“Memang sudah niat ikut upacara hari kemerdekaan Indonesia di puncak gunung, mumpung libur. Rasanya berbeda dan lebih berkesan,” ujar perempuan asal Kecamatan Banyuwangi tersebut.
Hal serupa disampaikan Faris, pemuda asal Genteng. Ia mengaku ingin merasakan pengalaman baru.
“Tahun lalu saya ikut upacara di lapangan bersama teman-teman pemuda karang taruna. Sekarang (kemarin) saya ingin sesuatu yang berbeda, merayakan kemerdekaan di puncak gunung seperti halnya di Gunung Ranti ini,” tuturnya.
Sementara itu, Danis, peserta upacara di puncak gunung Ranti asal Jember, mengaku bersama empat temannya sudah memulai pendakian sejak sehari sebelumnya, yakni Sabtu (16/8).
“Kami berangkat Sabtu sore dan bermalam dengan mendirikan tenda, lalu paginya langsung ikut upacara. Rasanya luar biasa bisa merayakan kemerdekaan di puncak gunung,” pungkasnya. (cw6-M Ksatria Raya/sgt)
Editor : Ali Sodiqin