RADARBANYUWANGI.ID– Ribuan warga memadati Alun-alun Simpang Lima Pati, Rabu (13/8/2025), dalam aksi demo besar-besaran menuntut Bupati Pati Sudewo mundur.
Massa membawa spanduk, poster, dan orasi lantang menuntut agar orang nomor satu di Pati itu lengser dari jabatannya.
Koordinator penggalangan donasi, Supriyono, menyatakan tuntutan warga tegas: Sudewo mundur secara ksatria atau dilengserkan oleh masyarakat.
Baca Juga: Ribuan Warga Pati Tumpah Ruah! Ratusan Eks Nakes RSUD Soewondo Tuntut Bupati Sudewo Mundur
“Tuntutannya jelas, Bupati Sudewo harus mundur,” ujarnya, mengutip video kanal YouTube KompasTV.
Link Live Streaming Demo Pati:
Saksikan jalannya aksi secara langsung melalui siaran resmi KompasTV di sini: https://youtu.be/nufIRaKFe9Q
Baca Juga: Ribuan Warga Kepung Alun-alun Pati! 5 Tuntutan Mengguncang Kursi Bupati Sudewo
Koordinator hukum Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Nimerodi Gulo, mengatakan aksi ini dipicu kekecewaan terhadap berbagai kebijakan kontroversial Sudewo selama lima bulan menjabat, termasuk kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen yang akhirnya dibatalkan setelah protes besar-besaran.
Baca Juga: Bupati Pati Didemo Ribuan Warga, Gubernur Turun Tangan Beri Peringatan
Selain itu, Nimerodi juga menyoroti rencana pembangunan masjid baru senilai Rp15 miliar yang menggantikan masjid yang baru dibangun dua tahun lalu, pembangunan alun-alun, dan videotron yang dinilai tidak mendesak.
Ia juga mengecam pemecatan ratusan tenaga honorer RSUD Soewondo tanpa pesangon.
Bupati Sudewo sendiri sempat meninjau posko penggalangan donasi. Ia mengklaim sudah mengakomodasi beberapa tuntutan warga, termasuk pembatalan kenaikan PBB dan perubahan hari sekolah.
Baca Juga: Ribuan Warga Kepung Alun-alun Pati! 5 Tuntutan Mengguncang Kursi Bupati Sudewo
Namun, Sudewo menilai aksi ini tidak murni dan ada pihak yang menunggangi.
Hingga sore, situasi di pusat kota Pati padat oleh massa. Aparat kepolisian berjaga di berbagai titik untuk memastikan aksi tetap kondusif. (*)
Editor : Ali Sodiqin