Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pengangkatan Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali Dimulai, Libatkan Kapal Crane Raksasa!

Ali Sodiqin • Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:00 WIB
Tim dari PT Buto dan KSOP Tanjungwangi melakukan survei di perairan Selat Bali, tepatnya di titik koordinat bangkai KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam, Selasa (12/8).
Tim dari PT Buto dan KSOP Tanjungwangi melakukan survei di perairan Selat Bali, tepatnya di titik koordinat bangkai KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam, Selasa (12/8).

RADARBANYUWANGI.ID - Rencana pengangkatan bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya mulai berjalan. Kemarin (12/8) tim dari PT Buto dan KSOP Tanjungwangi melakukan survei di titik koordinat bangkai kapal tenggelam.  

Survei tersebut sekaligus menegaskan jika  rencana pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada 2 Juli lalu benar-benar dilaksanakan.

Tim dari perusahaan yang bergerak di bidang underwater services itu bahkan sudah mempersiapkan kapal besar model crane bass untuk datang ke Banyuwangi setelah proses pengangkatan kapal disetujui.

Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Tanjungwangi Ni Putu Cahyani mengatakan, pihaknya yang mendampingi jalannya survei yang dilakukan PT Buto untuk melihat posisi  bangkai KMP Tunu. Tim menyurvei empat hingga lima titik yang sudah ditentukan dengan naik kapal.

"Hari ini kami mendampingi tim dari PT Buto yang akan melaksanakan pengangkatan kapal. Setelah ini tim akan menunggu surat perintah kerja (SPK). Selanjutnya tim akan mulai bekerja,’’ kata Putu Cahyani.

Selama survei berlangsung, tim sempat menghadapi ombak tinggi perairan Selat Bali. Tim  bersama Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP)juga sempat menaburkan bunga di sekitar area bangkai KMP Tunu.

Putu menambahkan, dari keterangan perwakilan PT Buto, begitu SPK keluar mereka akan mengerahkan tim menuju Selat Bali.

Tim akan menurunkan drone laut untuk melihat kondisi terbaru bangkai KMP Tunu. Dua kapal besar model crane bass yang bertugas untuk mengangkat bangkai kapal langsung disiapkan.  

Menurut Putu Cahyani, pengangkatan bangkai KMP Tunu sudah sesuai dengan imbauan Dirjen KPLP. Sesuai aturan, bangkai kapal yang tenggelam di sekitar wilayah perlintasan kapal, wajib diangkat.

"Setelah SPK dikeluarkan, baru dilaksanakan pengangkatan. Prosesnya berjalan sampai tiga minggu," tegasnya.

Dari informasi yang disampaikan tim survei, pengangkatan tidak hanya fokus pada bangkai kapal, tapi juga termasuk muatannya.

"Perusahaan ini ditunjuk oleh pihak asuransi KMP Tunu. Pengangkatan kapal akan menjadi yang pertama kalinya dilakukan di Selat Bali. Sebelumnya belum pernah ada,’’ tandasnya.

Rencana pengangkatan kapal milik PT Raputra Jaya asal Balikpapan itu sempat tarik ulur.

Bukan tanpa alasan, biaya pengangkatan kapal berbobot mati 955 ton itu berada di angka USD 6 Juta atau sekitar Rp 97,65 miliar.

Padahal, dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), nilai asuransi dari KMP Tunu berada di angka sekitar Rp 57,4 miliar.

Dari pihak asuransi mengcover wreck removal and pollution kapal senilai USD 3 juta atau jika dikurskan ke mata uang rupiah sekitar Rp 47,4 miliar.

Dan asuransi maritim yang mengcover hull and machinery sebesar Rp 10 miliar.

Artinya dibutuhkan anggaran lebih dari Rp 40 miliar yang harus ditanggung perusahaan untuk bisa melanjutkan proses pengangkatan bangkai kapal.

KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada 2 Juli lalu memakan banyak korban jiwa.

Dari data yang diolah Radar Banyuwangi, 49 penumpang kapal berhasil dievakuasi. Rinciannya, 30 penumpang selamat dan 19 meninggal dunia.

Dari 49 penumpang, hanya 16 orang yang masuk dalam manifes. Sedangkan 33 orang tidak terdaftar. Jika mengacu data manifes jumlah penumpang 65 orang.

Dengan demikian masih ada 49 penumpang yang masuk dalam daftar manifes belum ditemukan. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Pelabuhan Gilimanuk #evakuasi kapal #bangkai kapal #pelabuhan ketapang #KMP Tunu Pratama Jaya #selat bali