Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jalan Lintas Selatan Banyuwangi Siap Tuntas, Sisa 14 Km Dibangun 2026! Bakal Sambungkan 8 Kabupaten di Jawa Timur

Ali Sodiqin • Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:48 WIB

Titik terakhir Jalur Lintas Selatan Jember-Banyuwangi berada di kawasan perkebunan Kendenglembu Glenmore. Jalur menuju Perkerbunan Kalirejo Silo Jember masih setapak.
Titik terakhir Jalur Lintas Selatan Jember-Banyuwangi berada di kawasan perkebunan Kendenglembu Glenmore. Jalur menuju Perkerbunan Kalirejo Silo Jember masih setapak.

RADARBANYUWANGI.ID – Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) di wilayah Banyuwangi diperkirakan kembali dilanjutkan pada 2026.

Jalur strategis yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) ini menyisakan sekitar 14,1 kilometer yang belum terbangun.

Baca Juga: Menteri Basuki Optimistis Tol Probowangi Tuntas 2025: Jalur Lintas Selatan Jember–Banyuwangi Juga Segera Rampung

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Lingkungan Bappeda Banyuwangi, Wahyudiono, menjelaskan JLS di Banyuwangi membentang dari perbatasan Jember hingga kawasan Pelabuhan Ketapang.

“Ruas yang belum terbangun melintasi kawasan perkebunan Kendenglembu dan Malangsari milik PTPN 1 Regional 5, serta kawasan hutan yang dikelola KPH Banyuwangi Selatan,” ujarnya.

Rinciannya, jalan dan jembatan Kendenglembu–Malangsari sepanjang 5,1 km, Malangsari–batas Jember 7,7 km, dan Senenrejo–batas Banyuwangi 1,3 km.

Baca Juga: Andai Jalur Lintas Selatan Banyuwangi–Jember Sudah Tersambung, Macet Horor Bisa Dihindari!

Pembangunan jalan ini diharapkan memperkuat konektivitas serta memacu pertumbuhan ekonomi kawasan selatan Jawa Timur.

Jika rampung, JLS akan menghubungkan delapan kabupaten, mulai Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi dengan total panjang sekitar 627,57 km.

Wahyu menegaskan, Pemkab Banyuwangi berperan mempercepat proses perizinan trase jalan di wilayahnya.

Baca Juga: 19 Kilometer Lagi Tersambung, Jalur Lintas Selatan Banyuwangi-Jember Mangkrak 23 Tahun!

“Untuk konstruksi, kewenangan ada di pemerintah pusat. Targetnya, jika semua perizinan selesai, pembangunan fisik dimulai 2026,” jelasnya.

Pembangunan di kawasan hutan mengacu pada Permen LHK Nomor 7 Tahun 2021, sedangkan di perkebunan mengikuti UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum.

Dengan terhubungnya jalur ini, Banyuwangi akan memiliki akses lebih cepat ke wilayah selatan Jawa Timur, membuka peluang ekonomi baru, dan memperkuat arus distribusi barang maupun wisata. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jalan lintas selatan #2026 #jalur lintas selatan #jawa timur #JLS #banyuwangi