RADARBANYUWANGI.ID - Sistem transportasi ibu kota terhenti usai anjloknya KRL Commuter Line.
Kali ini, insiden terjadi pada Selasa (5/8) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, ketika rangkaian KA 1189 rute Bogor-Jakarta Kota mengalami anjlokan di jalur 9 Stasiun Jakarta Kota.
Peristiwa ini menyebabkan terganggunya operasional perjalanan KRL, khususnya di lintas Bogor-Jakarta Kota.
Akibat gangguan tersebut, perjalanan KRL dari arah Bogor hanya dapat beroperasi hingga Stasiun Manggarai.
Kondisi ini berdampak langsung pada para pengguna jasa yang telah memenuhi sejumlah stasiun, terutama Stasiun Manggarai dan Stasiun Jayakarta.
Lonjakan jumlah penumpang yang tidak terantisipasi memicu kekacauan di area peron.
Peron Sesak dan Antrean Panjang
Pantauan di lapangan menunjukkan suasana yang penuh sesak di Stasiun Manggarai.
Penumpang yang tidak bisa melanjutkan perjalanan terlihat duduk di lantai peron, sementara yang lainnya memadati bangku-bangku yang tersedia.
Wajah-wajah lelah tampak mendominasi suasana pagi itu.
Antrean panjang tampak mengular di setiap sisi peron.
Pengeras suara stasiun terus menginformasikan perkembangan situasi dan upaya penanganan gangguan, namun banyak penumpang mengaku masih kebingungan.
Beberapa dari mereka memilih untuk tetap menunggu di lokasi dengan harapan jalur segera dinormalisasi.
Situasi serupa terjadi di Stasiun Jayakarta.
Penumpang menunggu dengan gelisah di pinggir peron.
Ada yang duduk di atas platform, bahkan di anak tangga kereta yang berhenti karena belum bisa melanjutkan perjalanan.
Minimnya informasi resmi membuat ketidakpastian semakin terasa.
Reaksi KAI Commuter
Menanggapi situasi tersebut, pihak KAI Commuter menyampaikan klarifikasi melalui akun media sosial resmi X (sebelumnya Twitter).
Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa pihaknya menerima laporan awal terkait anjloknya KA 1189 di jalur 9 Stasiun Jakarta Kota.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini petugas kami sedang berupaya maksimal untuk menangani kendala tersebut agar perjalanan KRL kembali normal,” tulis pihak KAI Commuter.
Proses evakuasi rangkaian kereta dan perbaikan lintasan tengah dilakukan oleh petugas teknis di lapangan.
Pihak KAI Commuter juga mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi melalui kanal resmi agar dapat menyesuaikan perjalanan dan menghindari penumpukan lebih lanjut. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi