RADARBANYUWANGI.ID – Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh bangsa.
Mantan Menteri Agama RI, Drs. H. Suryadharma Ali, M.Si., tutup usia pada Kamis (31/7/2025), pukul 04.25 WIB, di RS Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan.
Kabar duka ini dibenarkan oleh Staf Khusus Menteri Agama, Astri Nasution. Info tentang meninggalnya Suryadharma beredar secara berantai di sejumlah WA Group.
Almarhum dikenal luas sebagai tokoh nasional yang pernah menjabat berbagai posisi penting, antara lain:
- Ketua Umum PB PMII (1985–1988)
- Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (2009–2014)
- Menteri Negara Koperasi dan UKM (2004–2009)
- Menteri Agama RI (2009–2014)
Disemayamkan di Jakarta, Dimakamkan di Cikarang
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Jalan Cipinang Cempedak I No.30, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan setelah salat Zuhur di Pondok Pesantren Miftahul'Ulum, Jl. KH Ahmad, Kampung Mariuk, RT 002/RW 008, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Kementerian Agama dalam pesan resmi turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya tokoh yang dikenal bersahaja dan religius itu.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosanya, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Al-Fatihah."
Beritu isi pernyataan tertulis dari pihak keluarga, yang beredar luas di sejumlah aplikasi pesan singkat.
Jejak Perjuangan dan Pengabdian
- Suryadharma Ali merupakan tokoh yang dikenal teguh dalam memperjuangkan aspirasi umat Islam di parlemen dan pemerintahan.
Selama menjabat sebagai Menteri Agama di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ia dikenal mendorong berbagai reformasi birokrasi serta penguatan pendidikan madrasah dan pesantren.
Selain itu, perannya sebagai Ketua Umum DPP PPP membawa partai berbasis Islam itu melewati berbagai dinamika politik nasional dengan pendekatan moderat dan sejuk.
Redaksi dan segenap keluarga besar Jawa Pos Radar Banyuwangi turut berduka cita.
Selamat jalan Bapak Suryadharma Ali, terima kasih atas dedikasi dan pengabdianmu kepada bangsa dan umat.
Alfatihah.
Editor : Ali Sodiqin