Hal ini dikarenakan proyek perbaikan ruas Jalan Nasional yang dilakukan oleh BBPJN Jawa Timur – Bali.
Rencananya penutupan total akan dilaksanakan selama dua belan sejak 24 Juli 2025 mendatang.
Otomatis, lalu lintas antara Banyuwangi – Jember akan tutup.
Kendaraan roda empat atau lebih dari arah Banyuwangi menuju Jember tidak bisa melewati Gumitir.
Pun demikian sebaliknya dari Jember ke Banyuwangi harus mengambil arah memutar atau alternatif.
Untuk kendaraan roda dua, masih bisa melewati jalur Gumitir dengan melalui jalan perkebunan.
Tetapi yang perlu diperhatikan selain jalan alternatif yang masih berbatu dan tanah juga tidak bisa 24 jam dilalui.
Lalu bagaimana dengan kendaraan umum yang setiap hari melewati Gumitir?
Terutama Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Contohnya jalur Jakarta – Banyuwangi via Jember, Banyuwangi – Jember - Trenggalek.
Dimana ada beberapa operator Otobus yang beroperasional seperti Gunung Harta Solutions (GHTS), Handoyo, Sinar Jaya, Pandwa 87, Harapan Baru dan lainnya.
Menurut awak bus Sinar Jaya Edi Ramelan mengatakan “Tetap beroperasi seperti biasa. Tapi berhenti sampai Jember saja.”
Sementara bus tidak sampai tujuan Banyuwangi. Nge-tem di Jember.
Demikian juga dengan operator Otobus lainnya.
Untuk sementara semua bus jalur Jakarta via selatan berhenti di Jember, lanjut Rudi pengurus yang mangkal di terminal Brawijaya Banyuwangi.
Berikut jadwal keberangkatan Bus di terminal Brawijaya Banyuwangi :
Sinar Jaya (Suite Class 1+1) 08.30 Rp. 550.000
Handoyo (Executive) 07.30 Rp. 375.000
Damri (Executive) 12.10 Rp. 440.000
Pandawa 87 (Sleeper 1+1) 07.00 Rp. 580.000
Gunung Harta (Execuitve) 09.30 Rp. 460.000
*)dikutip dari laman redbus.id
Editor : Gerda Sukarno Prayudha