Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lampaui Jakarta, Bandung Tembus Peringkat 12 Dunia Kota Termacet

Agung Sedana • Rabu, 9 Juli 2025 | 18:29 WIB
Bandung masuk ranking 12 kota termacet di dunia, disusul 4 kota lain di Indonesia.
Bandung masuk ranking 12 kota termacet di dunia, disusul 4 kota lain di Indonesia.

RADARBANYUWANGI.ID - Siapa sangka, Bandung yang dulu dikenal sebagai kota kembang nan sejuk, kini justru naik peringkat sebagai salah satu kota termacet di dunia.

Laporan TomTom Traffic Index 2025 menempatkan Bandung di peringkat 12 global untuk rata-rata waktu tempuh, jauh di atas kota-kota besar lain di Indonesia.

Kemacetan Bandung saat ini bahkan melampaui Jakarta yang selama ini terkenal dengan kemacetannya.

Data TomTom menunjukkan, rata-rata waktu tempuh di Bandung mencapai 32 menit 37 detik per 10 kilometer, naik 30 detik dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka ini menempatkan Bandung di peringkat ke-12 global dalam daftar kota dengan waktu perjalanan terpanjang.

Sementara untuk peringkat kemacetan rata-rata (congestion level), Bandung juga duduk di posisi ke-8 dunia dengan tingkat kemacetan 48%, naik 3% dari tahun 2023.

Tak hanya waktu tempuh, kecepatan rata-rata kendaraan di Bandung juga semakin lambat.

Catatan terbaru menunjukkan rata-rata hanya 18,4 km/jam, lebih rendah 0,3 km/jam dibandingkan 2023.

Pada jam sibuk sore, kecepatan bahkan turun drastis ke 14,7 km/jam, menjadikan Bandung sebagai salah satu kota dengan laju kendaraan paling pelan di Asia Tenggara.

Fakta menarik lainnya, pada 26 Oktober 2024 lalu sebagai hari terburuk di Bandung, dengan tingkat kemacetan harian melonjak hingga 93%.

Pada hari itu, rata-rata waktu perjalanan 10 km bisa menembus 43 menit 14 detik, mendekati satu jam hanya untuk jarak pendek.

Ranking Bandung Lampaui Jakarta

Bandung secara resmi kini menyalip Jakarta, yang pada 2025 justru turun ke posisi ke-90 dunia dalam daftar waktu tempuh terlama.

Artinya, warga Bandung kini harus siap menghadapi beban kemacetan yang setara dengan kota-kota megapolitan dunia, meski ukuran kota jauh lebih kecil.

Secara total, warga Bandung diperkirakan menghabiskan 108 jam per tahun, atau hampir 4 hari 12 jam, hanya untuk terjebak di jalan. Angka ini meningkat lebih dari 5 jam dibanding tahun lalu.

Kenaikan peringkat Bandung di peta kemacetan dunia menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah.

Tanpa penanganan serius, kota wisata ini bisa terjebak dalam lingkaran macet berkepanjangan.

Diperlukan langkah strategis seperti pembenahan transportasi publik, penerapan sistem jalan berbayar, atau kebijakan pembatasan kendaraan pribadi demi menurunkan beban jalan.

 

Editor : Agung Sedana
#macet #jakarta #bandung