Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ngeri, Ini Deretan Kecelakaan Kapal Paling Tragis di 2025, Termasuk KMP Tunu Pratama Jaya

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 3 Juli 2025 | 21:13 WIB
Kumpulan kecelakaan kapal selama 2025, termasuk tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali yang menewaskan 4 orang.
Kumpulan kecelakaan kapal selama 2025, termasuk tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali yang menewaskan 4 orang.

RADARBANYUWANGI.ID - Tahun 2025 menjadi periode yang penuh tantangan bagi keselamatan pelayaran di Indonesia. 

Sejumlah insiden kecelakaan kapal terjadi di berbagai wilayah perairan, mulai dari kapal tenggelam, kandas, hingga mengalami kerusakan teknis.

Salah satu insiden paling disorot adalah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali yang merenggut korban jiwa dan memicu penyelidikan dari pihak berwenang.

Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

Insiden tragis ini terjadi pada 2 Juli 2025 sekitar pukul 23.35 WIB. KMP Tunu Pratama Jaya yang tengah berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali, mengalami kebocoran di ruang mesin yang menyebabkan sistem kelistrikan kapal mati total (blackout). Dalam waktu sekitar 25 menit, kapal tersebut akhirnya tenggelam.

KMP Tunu Pratama Jaya, pada saat kejadian membawa 53 penumpang, 12 awak kapal, dan 22 unit kendaraan.

Data sementara, sebanyak 4 orang dinyatakan meninggal dunia, 31 orang berhasil diselamatkan, dan sekitar 30 orang masih dalam pencarian.

Cuaca buruk, gelombang tinggi 2-2,5 meter, serta arus laut kuat menjadi tantangan dalam proses pencarian dan penyelamatan yang melibatkan Basarnas, TNI/Polri, KPLP, dan unsur terkait lainnya. 

Pemerintah melalui KNKT menginstruksikan investigasi menyeluruh atas penyebab tenggelamnya kapal ini guna mencegah kecelakaan serupa di masa depan.

KIP Satria Anugerah 3 Mengalami Kebocoran di Teluk Kelabat

Sebelumnya, pada 30 Januari 2025, Kapal Isap Produksi (KIP) Satria Anugerah 3 dilaporkan mengalami kebocoran di bagian ponton sebelah kiri saat beroperasi di perairan Teluk Kelabat, Belinyu. 

Kapal yang mengangkut 15 orang ABK ini sempat miring sebelum akhirnya seluruh awak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat ke Mess PT Timah di Belinyu oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel SAR, TNI AL, Polair, dan ABK kapal sekitar.

KMP Nusa Makmur Kandas di Perairan Gilimanuk

Pada 20 Maret 2025, KMP Nusa Makmur kandas saat hendak sandar di Pelabuhan Gilimanuk. Kapal ini membawa 90 orang (77 penumpang dan 13 kru). Proses evakuasi berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.00 WITA, melibatkan berbagai unsur SAR. 

Seluruh penumpang berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa. Setelah air laut pasang, kapal berhasil ditarik oleh KMP Nusa Penida dan akhirnya bersandar di dermaga 3 Pelabuhan Gilimanuk.

Kapal Raja Bintang 02 Tenggelam di Labuan Bajo

Kecelakaan kapal lainnya terjadi pada 22 Maret 2025, ketika Kapal Raja Bintang 02 tenggelam di Perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo. Kapal tersebut membawa 10 penumpang, yang terdiri dari 7 Warga Negara Asing dan 3 WNI. 

Akibat cuaca buruk, kapal kandas dan terbalik. Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh kapal nelayan dan Tim SAR gabungan.

Insiden Lain: Tabrakan Kapal di Balikpapan

Meskipun tidak sedramatis insiden tenggelam, pada bulan Maret 2025 juga tercatat sebuah tabrakan kapal di perairan Balikpapan. 

Meskipun tidak memakan korban jiwa, kejadian ini tetap menunjukkan perlunya peningkatan sistem navigasi dan pengawasan pelayaran di perairan Indonesia yang padat aktivitas.

Deretan kecelakaan kapal selama 2025, termasuk tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, menjadi pengingat penting akan urgensi peningkatan keselamatan pelayaran di Indonesia. 

Pemerintah diharapkan memperketat regulasi teknis, pengawasan kondisi kapal, serta pelatihan kru untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KMP Tunu Pratama Jaya #kapal tenggelam