Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki Bikin Panik! Penerbangan Dibatalkan Massal

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 18 Juni 2025 | 21:30 WIB
Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki ganggu penerbangan ke Bali.
Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki ganggu penerbangan ke Bali.

RADARBANYUWANGI.ID - Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali meningkat tajam.

Gunung berapi aktif yang terletak di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, meletus hebat pada Selasa (17/6), menyemburkan kolom abu setinggi lebih dari 11 kilometer ke langit.

Kejadian ini memicu pembatalan dan penundaan puluhan penerbangan domestik maupun internasional, khususnya dari dan menuju Pulau Bali.

Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan terjadi sekitar pukul 17.35 WITA.

Meski tidak ada laporan korban jiwa hingga saat ini, otoritas segera menaikkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki ke level IV (Awas), atau yang tertinggi dalam sistem peringatan dini vulkanik di Indonesia.

Penerbangan Terganggu, Wisatawan Terjebak

Dampak letusan terasa luas, terutama di sektor transportasi udara. Data dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menunjukkan lebih dari 20 penerbangan dibatalkan hingga Rabu (18/6) siang.

Maskapai besar seperti Air India, Air New Zealand, Jetstar, Juneyao Airlines, Singapore Airlines, dan Virgin Australia termasuk yang menghentikan sementara operasinya.

Beberapa penerbangan domestik menuju Flores yang dioperasikan oleh AirAsia juga turut dibatalkan, mengakibatkan ketidakpastian bagi wisatawan dan warga lokal.

Peringatan Lahar Dingin dan Hujan Abu

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, memperingatkan potensi terjadinya lahar dingin apabila terjadi hujan lebat di sekitar wilayah gunung.

Lahar dingin merupakan aliran lumpur yang terdiri dari material vulkanik, dan sangat berbahaya karena bisa bergerak cepat dan menghancurkan wilayah yang dilewatinya.

Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 7 kilometer dari kawah, serta menggunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernapasan.

Baca Juga: Mulai 18 Juni 2025, KA Pangrango Tak Lagi di Stasiun Bogor! Ini Lokasi Terbarunya

Evakuasi dan Dampak ke Permukiman

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa satu desa telah dievakuasi sepenuhnya, dan hujan abu mulai dirasakan di beberapa wilayah di luar zona bahaya. Getaran (tremor) vulkanik juga masih terdeteksi, yang mengindikasikan potensi letusan susulan.

Sejarah mencatat, Gunung Lewotobi Laki-Laki sempat meletus hebat pada November tahun lalu, menyebabkan sembilan orang meninggal dunia dan ribuan orang harus mengungsi.

Gunung ini memiliki kembarannya, yaitu Gunung Lewotobi Perempuan yang lebih tinggi namun lebih stabil.

Indonesia dan Ancaman Vulkanik

Sebagai negara yang terletak di Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), Indonesia merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas vulkanik tertinggi di dunia.

Letusan gunung berapi merupakan risiko yang selalu mengintai, sehingga sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan masyarakat sangatlah krusial. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Gunung Lewotobi Laki Laki #bali #pembatalan penerbangan