Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Penerima Program MBG di Jember Berkurang 900, Ini Penyebabnya

Ali Sodiqin • Jumat, 13 Juni 2025 | 16:35 WIB
DISTRIBUSI: Siswa SMKN 1 Jember antusias menyambut pendistribusian MBG, Senin (10/6/2025).
DISTRIBUSI: Siswa SMKN 1 Jember antusias menyambut pendistribusian MBG, Senin (10/6/2025).

RADARBANYUWANGI.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya resmi berjalan di Jember setelah sempat tertunda akibat perubahan sistem pembiayaan.

Sebanyak 3.037 paket makanan mulai didistribusikan ke siswa lintas jenjang pendidikan, Senin (10/6). Jumlah ini berkurang dibanding data awal yang mencatat 3.916 penerima.

Dikutip dari Radar Jember, penyusutan jumlah penerima program MBG ini disebabkan oleh faktor kelulusan, terutama di tingkat SMK.

“Yang paling banyak di SMKN 1 Jember, sekitar 1.200 siswa. Tapi karena kelas tiganya sudah lulus, otomatis berkurang,” ungkap salah satu pengelola program.

Program MBG sendiri semestinya dimulai sejak 19 Mei lalu. Namun, pelaksanaannya tertunda karena adanya perubahan skema pembayaran dari sistem reimburse menjadi pembayaran di muka melalui virtual account (VA).

Owner Dapur Sehat Bintoro, Achmad Sudiyono, yang juga bertindak sebagai pelaksana program, menjelaskan bahwa akses ke sistem VA baru bisa dilakukan pada Rabu (21/5) pukul 05.25 WIB.

“Uang harus lebih dulu masuk ke rekening mitra melalui VA sebelum dapur bisa beroperasi. Walaupun SK operasionalnya berlaku sejak 19 Mei, tapi pelaksanaannya harus menunggu sampai teknis pencairan dana tuntas,” jelasnya.

Sudiyono menegaskan bahwa kualitas makanan menjadi prioritas utama.

Menu MBG terdiri atas lauk-pauk, sayur, buah, dan susu kedelai madu. Seluruhnya disusun dan diawasi oleh tim ahli gizi.

“Kami pastikan kualitas gizi tetap terjaga,” tegasnya.

Tak hanya menyasar wilayah perkotaan, distribusi juga menjangkau pelosok-pelosok Jember.

“SPPG sudah siapkan enam kendaraan distribusi untuk menjangkau lembaga pendidikan di daerah terpencil,” tambah Sudiyono.

Ia menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar tidak ada anak bangsa yang tertinggal dalam hal layanan dasar, termasuk akses gizi.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, semua anak bangsa berhak menerima pelayanan yang sama. Termasuk siswa di pelosok Jember,” tandasnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#arahan Presiden Prabowo #Makan Bergizi Gratis #jember #program mbg