RADARBANYUWANGI.ID — Warga Sukabumi, Jawa Barat, melakukan aksi protes unik namun penuh sindiran terhadap pemerintah daerah.
Lantaran kesal dengan kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, warga di jalur Pangleseran, Kabupaten Sukabumi, menebar ikan di kubangan jalan berlubang yang tergenang air.
Aksi yang terekam dalam video berdurasi sekitar 30 detik ini viral di media sosial usai diunggah oleh akun Facebook bernama Ris.
Dalam video itu, tampak seorang pria menuangkan ikan dari kantong plastik ke dalam genangan air di jalan rusak sambil berkata, “Pelakan lauk heula, tanam ikannya dulu.”
Terdengar pula suara seorang ibu-ibu yang menyindir pemerintah dengan nada kesal, “Mending pelakan lauk daripada teu diomean. Lebih baik tanam ikan daripada tidak diperbaiki.”
Tidak hanya itu, seorang pria dalam video juga mengajak warga untuk memancing di jalan rusak tersebut, “Mangga bilih bade ay rancing, tong tebih-tebih ka Jalan Parakan Limawi. Silakan kalau mau mancing, jangan jauh-jauh, ke jalan Parakan Limawi saja.”
Sindiran Pedas untuk Gubernur dan Bupati: “Jangan Sibuk Ngonten dan Ngopi”
Dalam unggahannya, akun Ris menyisipkan kritik tajam kepada kepala daerah, mulai dari Gubernur hingga Bupati. Ia menulis:
“Cik cobi tinggal atuh, coba lihat dong jalan pada benghar Pangleseran Sukabumi. Tong sibuk ngonten sareng sibuk ngopi dan ngopi.”
(Jangan sibuk buat konten dan ngopi-ngopi terus.)
Sindiran tersebut menjadi viral dan menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak di antaranya mendukung aksi warga yang dinilai sebagai bentuk protes kreatif namun menyentuh.
Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Merasa Diabaikan
Warga menilai kondisi jalan yang rusak parah itu telah berlangsung lama tanpa ada penanganan dari pemerintah setempat.
Terlebih, jalur Pangleseran merupakan akses penting bagi masyarakat sekitar. Ketika hujan turun, lubang-lubang di jalan berubah menjadi kubangan air, membahayakan pengendara.
Aksi warga ini menjadi simbol kekecewaan masyarakat terhadap lambannya respon pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur dasar.
Aksi penebaran ikan di jalan bukan hanya bentuk lelucon, tapi juga jeritan frustrasi warga atas kondisi yang tidak kunjung berubah.
Netizen: Aksi Kreatif, Tapi Miris
Video tersebut mendapat ribuan tanggapan di media sosial. Banyak warganet mengapresiasi kreativitas warga dalam menyampaikan protes, namun tak sedikit pula yang menyayangkan pemerintah yang dianggap abai.
“Lucu tapi miris. Masa infrastruktur segitu parahnya sampai harus ditebar ikan dulu baru viral?” tulis seorang pengguna Facebook. (*)
Editor : Ali Sodiqin