RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah kembali menggulirkan program bantuan sosial tunai bagi masyarakat, menyusul instruksi langsung dari Presiden untuk mempercepat pencairan dua jenis bantuan tunai yang sangat dinantikan masyarakat.
Bantuan senilai Rp500.000 dan Rp300.000 ini dijadwalkan cair mulai Kamis mendatang (pekan ini), dengan skema dan sasaran penerima yang berbeda.
Bantuan sosial tunai Rp500.000 merupakan bagian dari program PKH Plus, yang secara khusus menyasar warga di Provinsi Jawa Timur.
Program ini memberikan bantuan total senilai Rp2 juta per tahun bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan pencairan pertama dilakukan melalui Bank Jatim.
Bagi KPM yang sudah memiliki kartu ATM Bank Jatim, dana dapat langsung diambil di ATM atau kantor cabang terdekat.
Sementara itu, bagi penerima yang belum memiliki kartu, pencairan dilakukan di titik komunitas seperti kantor desa atau kelurahan.
Kriteria utama penerima PKH Plus di tahap ini adalah lansia berusia 70 tahun ke atas, dengan kemungkinan perluasan cakupan kepada penyandang disabilitas pada tahun 2025.
Sementara itu, bantuan tunai Rp300.000 yang juga mulai dicairkan Kamis nanti berasal dari BLT Dana Desa, atau yang kini juga dikenal sebagai BLT Miskin Ekstrem 2025.
Di beberapa wilayah seperti Ngawi, bantuan ini telah mulai dicairkan secara bertahap, baik bulanan (Rp300.000 per bulan) maupun sekaligus sebesar Rp900.000 untuk tiga bulan.
Kriteria penerima BLT Dana Desa adalah masyarakat miskin ekstrem yang belum menerima bantuan lain seperti PKH maupun BPNT, dan memiliki penghasilan bulanan sekitar Rp300.000.
Saldo Masuk via Kartu Tani Mulai Bisa Dicek
Seiring instruksi pencairan bansos, informasi terbaru juga menyebutkan bahwa saldo di Bank BRI, Mandiri, dan BNI sudah mulai bisa dicek, meski bukan untuk bansos PKH atau BPNT.
Berdasarkan laporan hari ini, saldo masuk tersebut merupakan bagian dari bantuan melalui Kartu Tani, yang mulai menunjukkan aktivitas pencairan dengan nominal bervariasi antara Rp132.000 hingga Rp3.000.
Masyarakat pemegang Kartu Tani yang kartunya diterbitkan oleh ketiga bank tersebut disarankan untuk segera mengecek saldo rekeningnya.
Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap ketahanan pangan dan sektor pertanian rakyat kecil.
Pemerintah Juga Salurkan Bantuan Permakanan
Di luar bansos tunai, pemerintah melalui Kementerian Sosial juga tetap menjalankan program bantuan permakanan.
Program ini menargetkan kelompok rentan seperti balita, ibu hamil dan menyusui, anak sekolah, lansia tunggal, dan disabilitas tunggal.
Penerima akan mendapatkan dua kali makanan bergizi setiap hari dengan total nilai bantuan Rp900.000 per bulan.
Paket makanan mencakup lauk-pauk, sayuran, buah, susu, dan nasi yang telah dikonsultasikan dengan ahli gizi. Distribusinya dilakukan melalui kerja sama dengan kelompok masyarakat lokal.
Belum Ada Jadwal PKH, BPNT, dan BLT BBM
Sementara itu, untuk bansos reguler seperti PKH, BPNT, BLT BBM, dan bantuan beras, belum ada informasi terbaru mengenai jadwal pencairan. Status dalam aplikasi SIKS-NG pun masih menunjukkan periode sebelumnya.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dan menghindari hoaks atau informasi yang tidak jelas sumbernya.
Seluruh bantuan akan disalurkan secara bertahap sesuai jadwal dan mekanisme yang telah ditentukan. (*)
Editor : Ali Sodiqin