RadarBanyuwangi.id – Truk muatan kedelai menemper Kereta Api (KA) 96 Harina di JPL 5 petak jalan antara Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng-Alastua, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (8/5) sekitar pukul 04.41 WIB.
Akibat insiden tersebut, perjalanan KA Harina rute Bandung-Surabaya Pasar Turi itu masih belum dapat dilanjutkan karena proses pengecekan rangkaian.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 4 Semarang menyampaikan bahwa insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa baik dari awak sarana KA Harina maupun penumpangnya.
“Sebelum kejadian di JPL 5, masinis KA Harina sempat membunyikan klakson beberapa kali,” ungkapnya melalui keterangan tertulis.
Usai kejadian, KAI langsung melakukan penanganan dan evakuasi dengan menerjunkan tim tanggap darurat agar kereta api bisa kembali melanjutkan perjalanan.
Namun, sebelum melanjutkan perjalanan, lokomotif KA Harina harus diganti terlebih dahulu karena adanya gangguan teknis usai tertemper truk.
KAI Daop 4 Semarang menegaskan pada pengguna jalan agar mematuhi alat keselamatan di perlintasan sebidang dan berhenti terlebih dahulu sebelum melintas untuk memastukan tidak ada kereta api yang akan melintas.
“Sebelum melintasi perlintasan sebidang agar berhenti terlebih dahulu. Tengok kanan-kiri. Yakinkan tidak ada KA yang akan melintas. Baru boleh jalan,” tegasnya.
“Kami menyampaikan permohonan maaf pada pelanggan akibat kejadian ini yang menyebabkan terganggunya perjalanan KA Harina dan menyebabkan keterlambatan,” pungkasnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi