RADARBANYUWANGI.ID – PT Freeport Indonesia (PTFI) dikenal sebagai produsen konsentrat tembaga, emas, dan perak terkemuka di dunia.
Hasil tambang ini nantinya akan dijual ke PT Smelting, smelter tembaga terkemuka di Indonesia.
PTFI adalah afiliasi dari industri tambang mineral terkemuka Freeport-McMoRan (FCX) dan Mining Industry Indonesia (MIND ID).
Baru-baru ini, PTFI mengumumkan pembukaan lowongan kerja untuk dua posisi strategis.
Salah satu posisi yang dibutuhkan PT Freeport Indonesia adalah Chief Scientist.
Apa itu Chief Scientist? Chief Scientist atau kepala ilmuwan, adalah posisi paling senior di bidang ilmiah dalam suatu organisasi, baik pemerintah maupun perusahaan.
Mereka bertanggung jawab untuk memberikan kepemimpinan ilmiah, saran kebijakan, dan pengawasan terhadap kegiatan penelitian dan pengembangan.
Nah, untuk posisi Chief Scientist, PT Freeport Indonesia mencari kandidat yang memiliki kualifikasi sebagai berikut:
- Gelar Magister dalam Ilmu Kelautan atau Biologi dengan minimal lima tahun pengalaman dalam pemantauan biologi laut, baik di industri maupun pertambangan.
- Kemampuan analisis lingkungan yang kuat untuk mengumpulkan data dan menghasilkan informasi yang relevan.
- Pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip lingkungan dan kemampuan untuk menginterpretasikan data lingkungan.
- Pengalaman dalam survei data akan menjadi nilai tambah.
- Kemampuan untuk membuat keputusan berdasarkan data sesuai dengan kompleksitas produk akhir.
- Keterampilan komunikasi yang baik untuk menyampaikan hasil analisis dengan jelas dan mudah dipahami.
Sedangkan batas akhir pendaftaran untuk posisi ini adalah 7 Mei 2025.
Jadi, segera daftar secara online. Informasi lebih lanjut bisa mengunjungi situs web resmi PT Freeport Indonesia (PTFI)
Jangan lewatkan kesempatan untuk bergabung dengan salah satu perusahaan tambang terkemuka di Indonesia!. (*)
Editor : Ali Sodiqin