Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Krisis Industri Media: Selain Kompas TV, Ini Daftar Media Hentikan Siaran dan PHK Massal Karyawan

Ali Sodiqin • Minggu, 4 Mei 2025 | 02:27 WIB
Dari Kompas TV hingga INews yang mennyatakan pamit undur diri. (X)
Dari Kompas TV hingga INews yang mennyatakan pamit undur diri. (X)

RADARBANYUWANGI.ID – Publik dikejutkan dengan keputusan mengejutkan dari Kompas TV yang resmi menghentikan siaran dan memutuskan hubungan kerja puluhan karyawan dalam langkah PHK massal.

Keputusan ini menjadi sorotan tajam, terutama setelah momen perpisahan presenter Gita Maharkesri yang tak kuasa menahan tangis saat siaran terakhirnya, viral di media sosial.

Gita, salah satu anchor senior Kompas TV, menyampaikan salam perpisahan penuh haru saat membawakan program Kompas Sport Pagi.

Video emosional tersebut menyentuh hati banyak orang dan memicu gelombang simpati dari netizen yang merasa kehilangan.

Namun, krisis yang melanda Kompas TV bukanlah fenomena tunggal. Sejumlah perusahaan media lain di Indonesia juga terpaksa melakukan PHK massal dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk akun X @PartaiSocmed, berikut adalah beberapa perusahaan media yang terdampak:

Fenomena gelombang PHK massal ini dipandang sebagai dampak dari transformasi digital, pergeseran perilaku konsumsi informasi, dan tekanan ekonomi nasional.

Iklan, yang menjadi tulang punggung pendapatan media, semakin banyak beralih ke platform digital nonkonvensional seperti media sosial dan influencer marketing.

Para pengamat industri menilai bahwa disrupsi teknologi memaksa media untuk beradaptasi atau menghadapi risiko kepunahan.

Banyak media kini beralih ke strategi digital-first, menutup lini cetak atau siaran konvensional, dan fokus pada konten online serta streaming.

Meskipun PHK massal ini menandakan tantangan serius bagi keberlanjutan jurnalisme profesional, ada harapan bahwa transformasi ini juga dapat membuka peluang baru bagi perusahaan media untuk memperkuat model bisnis digital dan mengeksplorasi sumber pendapatan baru.

Namun, para pekerja media berharap agar transformasi ini tidak mengorbankan hak-hak karyawan dan tetap menjaga standar jurnalisme berkualitas di era digital. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#rri #mnc group #gulung tikar #industri media #CNN Indonesia #emtek group #krisis #republika #tvri #Layoff #Kompas TV #Global tv #viva #phk #NTV #net tv #karyawan #phk massal #siaran #tv one #iNews