Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Tiket Cuma Rp200 Ribu, Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Bisa Angkut 400 Orang

Ali Sodiqin • Senin, 28 April 2025 | 22:35 WIB
Pintu gerbang pelabuhan Serangan di Denpasar. (BaliExpress)
Pintu gerbang pelabuhan Serangan di Denpasar. (BaliExpress)

RADARBANYUWANGI.ID - Jalur transportasi laut cepat yang menghubungkan Banyuwangi dan Denpasar, Bali, dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2025.

Rute ini akan dilayani oleh kapal cepat dari Pelabuhan Marina Boom di Banyuwangi menuju Pelabuhan Pulau Serangan di Denpasar dengan tarif tiket sebesar Rp 200.000 per orang.

Pelaksana Tugas Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Marina Boom, Hari Yulianto, menjelaskan bahwa tahapan teknis untuk jalur laut ini telah dilakukan, termasuk survei jalur laut antara Banyuwangi dan Bali.

Dari sisi legalitas, sebagian besar dokumen yang dibutuhkan juga telah disiapkan.

"Pihak swasta yang akan menjadi operator kapal cepat ini juga telah melakukan penjajakan awal," kata Hari, seperti dikutip dari Antara.

Sebagai bagian dari persiapan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana merenovasi terminal penumpang di Pelabuhan Marina Boom.

Renovasi ini akan mengusung desain arsitektur yang mencerminkan kearifan lokal Banyuwangi, sejalan dengan visi Pemkab Banyuwangi dalam mengedepankan identitas daerah.

"Renovasi akan dilakukan bertahap menyesuaikan ketersediaan anggaran. Kami juga meminta masukan dari Pemkab terkait desain agar identitas lokal Banyuwangi tetap terlihat kuat," pungkas Hari.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti hasil rapat koordinasi bersama Plt Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Marina Boom.

Ini menyusul kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang meninjau kesiapan dermaga beberapa waktu lalu.

"Sebagaimana arahan Ibu Bupati Ipuk, kami siap mendukung penuh program ini sebagai bagian dari kerja sama daerah dan provinsi, untuk memastikan semua aspek teknis dan administratif siap," ujar Mujiono.

Kapal cepat yang akan digunakan memiliki spesifikasi panjang sekitar 40 meter dan lebar enam meter, dengan kapasitas antara 350 hingga 400 penumpang.

Dengan kapal cepat ini, waktu tempuh dari Banyuwangi ke Denpasar akan dipersingkat menjadi hanya 2,5 jam.

Sementara jika menggunakan kapal feri, waktu tempuhnya kurang lebih 5 jam.

Rute ini dianggap strategis karena menghubungkan dua destinasi wisata utama Indonesia, yakni Banyuwangi dan Bali.

"Rute ini sangat potensial karena menghubungkan dua daerah tujuan wisata nasional bahkan internasional," tambah Mujiono.

Dengan adanya jalur transportasi laut cepat ini, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di kedua daerah. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#harga tiket #transportasi laut #kapal cepat #pelabuhan #denpasar #pantai boom #Marina Boom #banyuwangi #jumlah penumpang #serangan