RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali akan membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2025.
Meskipun jadwal resmi belum dirilis, masyarakat sudah dapat mulai mempersiapkan dokumen dan memahami prosedur pendaftaran melalui laman resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) di https://sscasn.bkn.go.id.
Kepastian pelaksanaan seleksi CPNS 2025 sempat disinggung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.
Menurutnya, proses rekrutmen ini berkaitan erat dengan penambahan jumlah kementerian dan lembaga pada pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Diperkirakan ada 300 hingga 400 ribu posisi yang akan tersedia di berbagai instansi. Namun, jumlah pastinya masih menunggu proses pemetaan jabatan yang sedang berlangsung di masing-masing kementerian,” ujar Rini.
Kementerian PANRB belum merinci kebutuhan pegawai di tiap instansi, karena masih dalam tahap penataan struktur organisasi dan formasi jabatan.
Proses seleksi akan dibuka begitu proses pemetaan selesai dan kebutuhan formasi telah disepakati.
Meskipun jadwal pembukaan pendaftaran CPNS 2025 belum diumumkan secara resmi, pelamar disarankan untuk mulai mempersiapkan dokumen berikut:
- Kartu Keluarga (KK)
- Pas foto latar belakang merah (jpeg/jpg, maksimal 200 Kb)
- Swafoto (jpeg/jpg, maksimal 200 Kb)
- KTP elektronik (jpeg/jpg, maksimal 200 Kb)
- Ijazah dan Sertifikat Profesi/STR (pdf, maksimal 800 Kb)
- Transkrip Nilai (pdf, maksimal 500 Kb)
- Surat penugasan bagi Guru THK-2 (pdf, maksimal 500 Kb)
Perlu dicatat bahwa persyaratan unggah dokumen dapat berbeda tergantung instansi yang dilamar. Karenanya, pelamar harus menyesuaikan dengan ketentuan masing-masing instansi tujuan.
Merujuk pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021, berikut adalah persyaratan umum pendaftaran CPNS:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.
- Batas usia maksimal dapat diperpanjang hingga 40 tahun untuk jabatan dokter, dosen, peneliti, dan perekayasa.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak pernah dihukum penjara dua tahun atau lebih.
- Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari PNS, TNI, Polri, maupun swasta.
- Tidak sedang menjabat sebagai CPNS/PNS/TNI/Polri.
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi jabatan.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau luar negeri jika dibutuhkan.
Berikut alur pendaftaran CPNS yang dirilis melalui portal SSCASN:
- Akses laman https://sscasn.bkn.go.id, lalu klik Registrasi.
- Buat akun dengan mengisi NIK, nomor KK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor HP, email aktif, serta kode CAPTCHA.
- Jika terjadi kesalahan input, ikuti instruksi dari sistem.
- Lengkapi data diri dan unggah swafoto serta dokumen sesuai ketentuan.
- Setelah akun dibuat, login kembali ke portal SSCASN.
- Lengkapi biodata, pilih jenis seleksi dan instansi.
- Pilih formasi sesuai pendidikan dan lokasi penempatan.
- Unggah seluruh dokumen yang diminta, pastikan dokumen bermaterai sesuai ketentuan.
- Cek kembali data pendaftaran, lalu akhiri proses dan cetak Kartu Pendaftaran CPNS.
- Tunggu pengumuman hasil seleksi administrasi.
Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2025 diprediksi akan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini disebabkan oleh evaluasi kebutuhan pegawai dan bertambahnya kementerian serta lembaga baru dalam pemerintahan mendatang.
Mohammad Averrouce, Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), menyatakan bahwa evaluasi terhadap kebijakan tahun sebelumnya akan menjadi acuan dalam menentukan jumlah formasi yang dibuka.
“Tahun 2025 nanti, kita lihat dulu evaluasi kebijakan yang sekarang. Mudah-mudahan CPNS 2025 ada lagi,” kata Averrouce.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga mencatat 30 instansi pusat dengan jumlah pelamar CPNS 2024 paling sedikit.
Beberapa di antaranya adalah:
- Kemenko PMK
- KemenpanRB
- BRIN
- Setjen Komnas HAM
- Setjen MPR
- BPIP
- Setjen Wantannas
- BNPT
- Setjen Komisi Yudisial
- BIG
- BNN
- Kemenko Polhukam
- Setjen DPD
- Kementerian Investasi/BKPM
- Setjen Dewan Nasional KEK
- LKPP
- LAN
- Bakamla
- BNPB
- BSSN
- BP2MI
- Kemenko Perekonomian
- BKN
- KPK
- Kemenlu
- Perpusnas
- KemenPPPA
- Arsip Nasional
- Kemenpora
- Kemendag
Instansi-instansi tersebut diprediksi akan kembali membuka lowongan CPNS 2025 dengan jumlah formasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan evaluasi tahun sebelumnya.
Dengan adanya penambahan kementerian dan lembaga baru, diharapkan rekrutmen CPNS 2025 dapat memenuhi kebutuhan pegawai yang semakin meningkat dalam mendukung kinerja pemerintahan.
Pemerintah mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri dan dokumen yang diperlukan untuk mengikuti proses pendaftaran yang akan dibuka dalam waktu dekat.
Dengan demikian, diharapkan rekrutmen CPNS 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan kesempatan bagi banyak calon pegawai untuk berkontribusi dalam pelayanan publik. (*)
Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2025 Dipercepat, Pengangkatan CPNS dan PPPK Formasi 2024 Berlaku 1 Juni
CATATAN: Informasi di atas masih bersifat prediktif dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Pantau terus laman resmi SSCASN dan pengumuman dari BKN untuk informasi resmi dan terbaru seputar seleksi CPNS 2025.
Editor : Ali Sodiqin