Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Spesifikasi, Tarif, dan Kapasitas Penumpang Kapal Cepat Rute Banyuwangi-Denpasar

Ali Sodiqin • Senin, 14 April 2025 | 03:10 WIB
Kapal cepat Express Bahari yang disebut-sebut bakal melayani jasa pelayaran Banyuwangi - Denpasar (istimewa/radarbali.jawapos.com)
Kapal cepat Express Bahari yang disebut-sebut bakal melayani jasa pelayaran Banyuwangi - Denpasar (istimewa/radarbali.jawapos.com)

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat koordinasi (Rakor) untuk mematangkan peluncuran layanan kapal cepat Banyuwangi-Denpasar, Bali.

Rencana layanan ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2025, dengan titik keberangkatan dari Pelabuhan Pengumpan Regional (PPR) Marina Boom Banyuwangi menuju Pelabuhan Pulau Serangan di Denpasar.

Pelaksanaan Rakor dipimpin oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, dan dihadiri oleh Plt Kepala UPT PPR Boom, Hari Yulianto, di Kantor Pemkab Banyuwangi pada Kamis (10/04/2025).

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang sebelumnya meninjau kesiapan dermaga di Marina Boom.

“Sebagaimana arahan Bupati Ipuk, kami siap mendukung penuh program ini sebagai bagian dari kerja sama daerah dan provinsi, untuk memastikan semua aspek teknis dan administratif siap,” kata Wabup Mujiono, dalam siaran pers yang dikirim ke Radar Banyuwangi.

Kapal cepat yang akan digunakan memiliki panjang sekitar 40 meter dan lebar 6 meter, dengan kapasitas antara 350 hingga 400 penumpang. Tarif yang direncanakan untuk layanan ini berkisar Rp 200 ribu per penumpang.

“Kapal ini akan berangkat dari Marina Boom di Banyuwangi dan bersandar di Pelabuhan Pulau Serangan, Denpasar. Rute ini sangat potensial karena menghubungkan dua daerah tujuan wisata nasional bahkan internasional,” tambah Wabup Mujiono.

Plt Kepala UPT PPR Boom, Hari Yulianto, menjelaskan bahwa sejumlah tahapan teknis telah dijalankan, termasuk survei jalur laut dari Banyuwangi menuju Bali yang telah dilakukan saat Bulan Ramadan lalu. Survei lanjutan akan dilaksanakan untuk aspek teknis detail.

“Dari sisi legalitas, dokumen-dokumen yang diperlukan juga sudah kami siapkan dan sebagian besar sudah tuntas. Pihak swasta yang menjadi operator kapal cepat ini juga telah melakukan penjajakan awal,” jelas Hari.

Selain itu, Pemprov Jatim juga berencana merenovasi terminal penumpang di Marina Boom. Renovasi ini akan mengakomodir desain yang mencerminkan kearifan lokal, selaras dengan visi Pemkab Banyuwangi dalam menonjolkan identitas arsitektur daerah.

“Renovasi akan dilakukan bertahap menyesuaikan ketersediaan anggaran. Kami juga meminta masukan dari Pemkab terkait desain agar identitas lokal Banyuwangi tetap terlihat kuat, seperti yang sudah diterapkan di stasiun dan bandara,” imbuh Hari.

Dengan adanya layanan kapal cepat ini, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antara Banyuwangi dan Bali, serta mendukung sektor pariwisata di kedua daerah. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#spesifikasi #kapal cepat #tarif #rute #pelabuhan #denpasar #pulau serangan #Pantai Marina Boom Banyuwangi #banyuwangi #Kapasitas Penumpang