Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Tiket Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar, Sekali Jalan Angkut 300 Orang

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 10 April 2025 | 18:17 WIB
Kapal cepat Express Bahari yang disebut-sebut bakal melayani jasa pelayaran Banyuwangi - Denpasar (istimewa/radarbali.jawapos.com)
Kapal cepat Express Bahari yang disebut-sebut bakal melayani jasa pelayaran Banyuwangi - Denpasar (istimewa/radarbali.jawapos.com)

RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berkomitmen untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Bali agar singgah di Banyuwangi.

Salah satu strategi yang diusung adalah pengoperasian kapal cepat rute Banyuwangi–Denpasar yang direncanakan mulai beroperasi pada bulan Juni mendatang.

Rencana pengadaan kapal cepat ini telah dimatangkan melalui kolaborasi antara Pemprov Jatim, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dan perusahaan swasta.

Kapal yang disiapkan memiliki kapasitas untuk 300 penumpang dan akan beroperasi dari Pelabuhan Marina Boom, yang dikenal sebagai area wisata, bukan dari Pelabuhan Ketapang seperti biasanya.

Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono, mengungkapkan bahwa saat ini hanya satu kapal yang disiapkan dengan tarif perjalanan sebesar Rp 200 ribu.

"Gubernur Jatim sudah melakukan peninjauan dan memberikan arahan terkait persiapan operasional," ujarnya.

Nyono juga menambahkan bahwa infrastruktur di Pelabuhan Marina Boom akan terus dilengkapi, termasuk tempat parkir untuk menampung lebih banyak kendaraan.

Dengan panjang 70 meter dan lebar 5 meter, kapal ini dirancang khusus untuk angkutan wisata, dan diharapkan dapat memangkas durasi perjalanan dari Banyuwangi ke Bali menjadi hanya 2,5 jam.

Nyono percaya bahwa layanan kapal cepat ini akan menarik minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Banyuwangi, sehingga dapat mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa, dalam peninjauan terakhirnya di Pelabuhan Marina Boom, menekankan pentingnya rute pelayaran ini untuk meningkatkan aksesibilitas antarwilayah, terutama bagi pelancong dan pelaku usaha.

"Kami ingin memastikan kesiapan infrastruktur di Pelabuhan Marina Boom agar pengguna jasa kapal cepat merasa nyaman," ungkap Khofifah.

Baca Juga: Sudah Tahu? Menerobos Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Bisa Dipenjara 6 Tahun

Pelabuhan Marina Boom saat ini berstatus sebagai pelabuhan pengumpan regional, dan Pemprov Jatim memiliki kewenangan untuk melakukan penataan sesuai regulasi.

Rencana penambahan fasilitas, seperti ruang tunggu dengan desain khas Banyuwangi, juga akan dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik.

Dengan adanya kapal cepat ini, diharapkan interaksi antara Jawa Timur dan Bali semakin kuat, serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di kedua provinsi.

Pembukaan rute ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Banyuwangi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pelayaran #harga tiket #jarak tempuh #kapal cepat #Pantai Boom Banyuwangi #denpasar #waktu tempuh #PELABUHAN MARINA #Kapasitas Penumpang