RADARBANYUWANGI.ID – Cuti bersama Idul Fitri tahun 2025 sudah berakhir pada Senin (7/4). Instansi pemerintah maupun swasta pun banyak yang mulai beroperasi, Selasa (8/4).
Meski demikian, puluhan ribu pemudik tercatat kembali ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang bertepatan dengan H+7 Lebaran.
Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi di lapangan menunjukkan bahwa antrean kendaraan yang hendak menyeberang dari Ketapang menuju Gilimanuk bergerak dengan normal, tidak terjadi penumpukan signifikan.
Antrean kendaraan cepat terurai karena pihak ASDP masih mengoperasikan dua kapal perbantuan serta menerapkan skema padat dan sangat padat untuk memecah antrean.
Sementara itu, dari arah timur (Gilimanuk), arus kendaraan yang menuju Pulau Jawa dilaporkan sudah mulai landai.
Data terbaru dari ASDP Ketapang mencatat pergerakan penumpang dan kendaraan selama periode H+7 ini banyak didominasi kendaraan roda dua. Tercatat 11.120 unit sepeda motor yang menyeberang.
Angka tersebut dipastikan diisi mayoritas pemudik yang kembali ke Bali. Selain itu, di hari yang sama sebanyak 63.284 orang juga menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Tidak hanya itu, sebanyak 6.501 unit mobil pribadi dan kendaraan kecil, 354 unit bus, serta 934 unit truk juga menyeberang ke Bali kemarin.
Sebaliknya, pengguna jasa penyeberangan dari Gilimanuk menuju Ketapang menunjukkan angka yang lebih rendah. Tercatat 33.895 orang yang kembali ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Ketapang.
Sedangkan jumlah kendaraan tercatat 1.702 unit sepeda motor, 4.078 unit mobil pribadi dan kendaraan kecil, serta 429 unit bus, dan 837 unit truk.
”Untuk arus wisatawan dari Bali sudah mulai menurun. Jadi, yang paling banyak memang arus balik dari arah Ketapang,” ujar Korsatpel BPTD Wilayah Ketapang Bayu Kusumo Nugroho.
Meski tampak lancar, imbuh Bayu, sebenarnya terjadi kepadatan yang cukup tinggi sejak H+3 Lebaran. Karena itu, pola sangat padat dengan pengoperasian 30 kapal atau 32 kapal masih diterapkan beberapa kali di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.
Di sisi lain, Bayu mengatakan bahwa kepadatan tahun ini masih tertangani dengan baik. Karena hingga H+7 Lebaran kemarin, kantong-kantong parkir yang ada di wilayah sekitar Pelabuhan Ketapang nyaris belum digunakan untuk menampung kendaraan.
”Dari arah Bali wisatawan juga sudah banyak yang pulang. Kemarin (Senin) sempat terjadi antrean sampai 1 kilometer di Gilimanuk, setelah itu kembali normal. Di Ketapang juga kembali ramai sampai sore ini (kemarin),” pungkasnya. (fre/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin