RADARBANYUWANGI.ID – Lintas penyeberangan Jawa–Bali melalui Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk mencatat rekor.
Dalam kurun 17 hari atau sejak H-10 hingga H+6 Lebaran, tercatat lebih dari 1 juta orang menyeberang Jawa menuju Pulau Dewata dan sebaliknya
Dari data ASDP, selama periode tersebut terdapat 712.334 orang dan 198.828 unit kendaraan yang menyeberangi Selat Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Sedangkan dari arah sebaliknya, yakni dari Pelabuhan Ketapang, sebanyak 518.812 orang dan 122.729 unit kendaraan yang menyeberang menuju Bali.
Angka tersebut mencakup penumpang yang merupakan pemudik maupun wisatawan yang ingin menikmati libur Idul Fitri tahun ini.
General Manager ASDP Ketapang Yani Andrianto mengatakan, pihaknya mencatat total transaksi penyeberangan menggunakan aplikasi Ferizy di kedua sisi pelabuhan selama periode libur Lebaran mencapai 1 juta pejalan kaki dan kendaraan.
Dia menyebut terjadi peningkatan transaksi menggunakan aplikasi sebanyak 60 persen dibanding tahun lalu.
”Transaksi itu mencakup pembelian yang dilakukan penumpang pejalan kaki, kendaraan roda dua dan roda empat, kendaraan logistik, dan bus,” ujarnya.
Meskipun jumlah penumpang mencapai angka yang fantastis, namun secara keseluruhan jumlah kendaraan yang menyeberang justru mengalami penurunan sebesar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baik kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, maupun bus.
”Sedangkan pejalan kaki justru mengalami kenaikan sampai 0,8 persen dibanding tahun lalu,” jelasnya.
Yani menyebut, hingga H+6 Idul Fitri kondisi pelabuhan masih cenderung lancar.
Tidak ada kepadatan dan penumpukan berarti selama arus balik berlangsung. Ini berbeda dengan arus mudik yang mengalami kepadatan jelang Hari Raya Idul Fitri.
”Jadi, untuk arus balik terus mengalir. Tapi kami tetap waspada bersama kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Jadwal kapal juga disesuaikan agar kapal berkapasitas besar bisa beroperasi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang,” imbuhnya.
Hingga H+6, setidaknya sudah ada 287.349 orang yang kembali menyeberang ke Gilimanuk setelah mudik ke Pulau Jawa.
Sedangkan dari data pemudik yang kembali ke Jawa tercatat ada 512.845 orang.
”Untuk kapal perbantuan, sesuai dengan jadwal yang kami ajukan masih akan tetap standby sampai pertengahan April. Kami antisipasi sampai pembukaan pembatasan kendaraan barang pada 9 April,” pungkasnya. (fre/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin