RADAR BANYUWANGI – Gelombang pemudik tujuan Pulau Sapeken, Kepulauan Madura, mulai bergerak.
Selasa (25/3) sore, sebanyak 501 penumpang naik kapal perintis Sabuk Nusantara 91 dari Pelabuhan Tanjung Wangi.
Ratusan penumpang tersebut sudah memenuhi pelabuhan sejak pagi hari sebelum keberangkatan kapal.
Diana, 18, salah seorang penumpang mengatakan, dia mencari waktu mudik lebih awal agar bisa lebih lama berada di kampung halamannya.
Bersama kakaknya, siswi SMAN 1 Banyuwangi itu membawa tumpukan kardus dan tas yang berisi oleh-oleh untuk keluarga di Sapeken. ”Tahun ini tidak terlalu ramai, jadi bisa langsung masuk kapal,” kata Diana.
Selain Diana, ada ratusan penumpang lainya yang berebut bisa naik kapal tersebut.
Mereka tampak membawa beberapa bahan makanan seperti tahu, kerupuk mentah, buah-buahan, dan daging ayam.
Kepala KSOP Tanjung Wangi Capt Purgana mengatakan, ada 501 penumpang yang naik kapal dengan jadwal kedua untuk mudik Lebaran tahun ini.
Sebelumnya sudah ada 474 penumpang yang mudik lebih awal dengan tujuan Sapeken.
”Tahun ini kami prediksi tidak seramai tahun lalu karena ada empat jadwal pemberangkatan untuk mudik ke Sapeken,” kata Purgana.
Penumpang yang tidak terangkut penyeberangan kedua masih bisa mengikuti jadwal kapal selanjutnya.
PT Pelni masih menyediakan dua pelayaran lagi, yaitu pada Rabu malam (26/3) pukul 23.00 dan Jumat (28/3) pukul 08.00.
”Perjalanan ke Sapeken sekitar 12 jam. Pada mudik kali ini trip kapal diperpendek, jadi penumpang langsung ke Sapeken,” pungkasnya. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin