RadarBanyuwangi.id - Sejumlah kendaraan angkutan barang jenis truk tronton dan sumbu tiga terlihat memadati Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi Senin (24/3) pagi.
Kendaraan tersebut mengejar distribusi barang jelang pembatasan operasional di beberapa ruas jalan utama yang berlaku menjelang arus mudik Lebaran.
Para pengemudi truk memilih menyeberang melalui jalur alternatif ini demi memastikan distribusi barang tetap lancar tanpa terkendala aturan pembatasan.
Pelabuhan Tanjungwangi sendiri menjadi jalur alternatif bagi kendaraan golongan VII, VIII dan IX yang tidak diperbolehkan melintas melalui pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.
Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Tanjung Wangi Budi Sanjoyo mengatakan ada 90 truk besar yang menyeberang ke Lembar menggunakan KM Mutiara Barat pada Senin (24/3) dini hari.
Mereka menjadi bagian dari rombongan angkutan barang terakhir yang menyeberang sebelum pemberlakuan pembatasan.
"Mereka berangkat pukul 02.30 sebelumnya mereka sudah menunggu pemberangkatan di dalam Pelabuhan," kata Budi.
Dia pun memprediksi usai penerapan pembatasan sesuai SKB 3 Dirjen dan Kakorlantas diberlakukan, akan terjadi penurunan jumlah truk besar yang menyeberang melalui Pelabuhan Tanjungwangi.
Karena meskipun pelabuhan Tanjungwangi masih bisa melayani kendaraan golongan VII dan golongan IX, pembatasan yang terjadi di jalan akan mempengaruhi jumlah truk yang sampai ke Tanjungwangi.
"Terakhir tersisa delapan truk besar. Yang nanti ikut kapal malam,"pungkasnya.(fre)
Editor : Ali Sodiqin