Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lonjakan Kendaraan Roda Dua Dari Bali Capai 122 Persen, ASDP Ketapang Terapkan Sistem Tiba Bongkar Berangkat (TBB)

Fredy Rizki Manunggal • Minggu, 23 Maret 2025 | 19:26 WIB
Proses bongkat muat di Pelabuhan Ketapang, Minggu (23/03).
Proses bongkat muat di Pelabuhan Ketapang, Minggu (23/03).

RadarBanyuwangi.id - Arus kendaraan dan penumpang dari Pulau Bali mulai meningkat pada H-8 Lebaran Idul Fitri, Minggu (23/3).

Jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang dari Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 122 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan drastis ini membuat PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry langsung menerapkan sistem Tiba Bongkar Berangkat (TBB) sejak Minggu (23/3) dini hari. 

Menurut data yang dirilis ASDP, jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Ketapang jauh melampaui prediksi awal.

Sebelumnya, pihak ASDP memperkirakan peningkatan volume kendaraan baru akan terjadi pada H-7 Lebaran atau Senin (24/3), seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang akhir pekan panjang atau libur.

Namun, kenaikan yang lebih awal ini mengejutkan banyak pihak, termasuk operator pelabuhan.  

"Mulai terjadi lonjakan dari Bali sejak Sabtu malam. Lalu pada Minggu pukul 01.00 WIB kita terapkan sistem Tiba Bongkar Berangkat (TBB) untuk mempercepat distribusi kendaraan," ujar General Manager ASDP Ketapang-Gilimanuk, Yani Andriyanto Sistem ini memungkinkan kapal feri melakukan bongkar-muat penumpang dan kendaraan secara simultan tanpa harus menunggu proses pemuatan selesai di satu sisi.

Dengan demikian, waktu tunggu kapal di dermaga dapat diminimalisir, sehingga frekuensi keberangkatan menjadi lebih cepat.  

Dari data ASDP kendaraan roda 2 dari arah Bali mengalami lonjakan 122 persen dari tahun lalu. Kemudian Roda 4 naik 75 persen dan yang paling tinggi adalah Bus yang naik sampai 228 persen.

"Sistem TBB ini sangat efektif untuk mengurai kepadatan, terutama saat ada lonjakan jumlah kendaraan seperti sekarang," tegasnya.

Ketua DPC Gapasdap Banyuwangi, Nurjatim mengatakan kepadatan tampak dari sisi Gilimanuk sejak Sabtu malam. Antrean mengalir terpantau terjadi dari pelabuhan sampai ke Terminal Cekik.

"Kondisi ini membuat jumlah kapal juga ditambah, kami mencatat ada 32 kapal anggota kami yang beroperasi. 15 kapal di MB 1,2 dan 3 kemudian 17 kapal di 3 dermaga LCM dan MB 4," pungkasnya.(fre)

Editor : Ali Sodiqin
#Pelabuhan Gilimanuk #Ketapang #pelabuhan ketapang #bali #Pemudik #roda 2 #banyuwangi #Arus Mudik #kendaraan roda dua #mudik lebaran