RadarBanyuwangi.id - Kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Kertanegara jurusan Malang-Purwokerto dengan truk pengangkut pupuk di Kediri berdampak besar terhadap operasional kereta api.
Dua perjalanan kereta dibatalkan, sementara dua lainnya mengalami keterlambatan lebih dari dua jam.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyatakan bahwa total lima perjalanan KA terdampak akibat insiden ini.
Kereta api yang dibatalkan:
- KA Malioboro Ekspres (KA 170) hanya rute Kertosono-Blitar-Malang.
- KA Commuter Line Penataran (CL 425) hanya beroperasi di lintas Kras-Kertosono.
- KA Commuter Line Dhoho (CL 404) hanya melayani Kertosono-Ngujang.
Kereta api yang mengalami keterlambatan:
- KA Kertanegara (KA 167) tertunda 147 menit.
- KA Kahuripan (KA 274) mengalami keterlambatan 135 menit.
Sebagai bentuk kompensasi, penumpang KA Kertanegara dan KA Kahuripan mendapatkan service recovery akibat keterlambatan lebih dari satu jam.
KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak insiden ini.
Zainul menegaskan bahwa kereta api memiliki jalur khusus dan tidak bisa berhenti mendadak seperti kendaraan di jalan raya.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama,” ujar Zainul.
Selain kerugian operasional, insiden ini menyebabkan kerusakan pada lokomotif, gangguan layanan, serta luka-luka pada awak KA.
Meskipun demikian, seluruh pelanggan dalam kondisi selamat, dan situasi tetap terkendali. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi