RadarBanyuwangi.id - Banjir yang melanda Bekasi semakin parah. Kawasan sekitar Stasiun Bekasi, terutama di pintu selatan menuju Jalan Ir. Juanda, tergenang air hingga setinggi paha orang dewasa.
Akibatnya, aktivitas di sekitar stasiun lumpuh, dan penumpang KRL Commuter Line harus dialihkan ke pintu utara di Jalan Perjuangan.
Berdasarkan laporan terbaru, hingga Selasa (3/3) siang, air masih menggenangi Jalan Ir. Juanda, membuat akses menuju pintu selatan Stasiun Bekasi tak bisa dilewati.
Yang lebih mengkhawatirkan, ratusan motor yang terparkir di dalam area stasiun dan tempat penitipan sekitar ikut terendam banjir, berpotensi mengalami kerusakan parah.
Tak hanya itu, banjir juga menggenangi emplasemen stasiun, khususnya di jalur 7 dan 8.
Meski begitu, KRL Commuter Line tetap beroperasi dengan pola rekayasa perjalanan demi mengakomodasi penumpang yang masih membutuhkan transportasi.
Situasi semakin sulit karena aliran listrik di stasiun harus bergantung pada genset akibat gangguan listrik di area terdampak.
Sejumlah fasilitas seperti lift dan eskalator tak berfungsi, mempersulit mobilitas pengguna KRL, terutama lansia dan penyandang disabilitas.
Hingga kini, pihak terkait masih terus memantau perkembangan dan melakukan upaya untuk menanggulangi dampak banjir.
Sementara itu, pengguna KRL diimbau untuk mencari jalur alternatif dan tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air di sekitar stasiun. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi