RADAR BANYUWANGI – Perkembangan Liga Korupsi Indonesia ala netizen terus mengalami persaingan panas.
Terbaru, sempat menduduki posisi runner up selama tiga hari, Pertamina menyodok ke peringkat atas klasemen.
Pertamina menggeser posisi PT Timah yang angka korupsinya terpaut sangat jauh.
Saat ini, perkembangan kasus dugaan korupsi di tubuh Pertamina Patra Niaga menembus Rp. 968,5 Triliun kerugian negara.
Sementara PT Timah baru mencapai Rp. 300 Triliun, posisinya terpaut sangat jauh dengan pesaing terdekatnya tersebut.
Itulah klasemen sementara Liga Korupsi Indonesia yang dibuat warganet.
Ya, gara-gara seringnya skandal korupsi terjadi di negeri ini, warganet mulai membuat daftar perusahaan yang bos-bosnya melakukan korupsi.
Dalam daftar ini memuat jumlah dugaan tindak pidana korupsi ini dilakukan oleh oknum pejabat negara, pengusaha, hingga kementerian.
Mulai dari yang paling rendah tingkat korupsinya, hingga yang tertinggi uang negara yang ditilap.
Saat ini, kasus korupsi ini sedang ditangani lintas elemen aparat hukum. Ada kejaksaan, KPK, dan kepolisian.
Berikut ini adalah klasemen lengkap 12 perusahaan/lembaga negara yang para pejabatnya diduga melakukan skandal megakorupsi dan merugikan negara hingga triliunan rupiah.
- Pertamina= Rp. 968,5 Triliun
- PT Timah= Rp. 300 Triliun
- BLBI= Rp. 138 Triliun
- Duta Palma = Rp. 78 Triliun
- PT TPPI = Rp. 37 Triliun
- PT ASABRI = Rp. 22 Triliun
- PT JIWASRAYA = Rp. 17 Triliun
- KEMENSOS = Rp. 17 Triliun
- SAWIT CPO = Rp. 12 Triliun
- GARUDA INDONESIA = Rp. 9 Triliun
- BTS KOMINFO = Rp. 8 Triliun
- BANK CENTURY = Rp. 7 Triliun
Sangat mungkin posisi Pertamina belum akan tergeser hingga beberapa pekan ke depan. Kasus tersebut masih terus ditangani Kejagung RI. (*)
Editor : Ali Sodiqin