Radarbanyuwangi.id – Banyak penyebab kecelakaan pesawat terbang. Yang paling banyak adalah faktor alam atau kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Faktor kondisi pesawat atau pun akibat
Sementara itu, ada faktor lain yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Salah satunya adalah faktor layang-layang.
Ya, mainan laying-layang atau populer disebut layangan bisa membahayakan keselamatan penerbangan. Terlebih, Banyuwangi termasuk traffic yang padat untuk penerbangan pesawat latih.
Karena di Bumi Blambangan ini, selain ada pesawat komersial di Bandara Banyuwangi, ada juga Akademi Pilot Indonesia (API) dengan armada pesawat dalam jumlah banyak.
Seperti pernah diberitakan Jawa Pos RadarBanyuwangi, ada banyak kejadian layang-layang yang membahayakan keselamatan penerbangan di Banyuwangi.
Setiap tahun, selalu ada saja layang-layang yang diamankan oleh petugas keamanan penerbangan.
Misalnya pada tahun 2023 silam, tercatat ada 33 kejadian pelaporan akibat layang-layang.
Sedangkan pada tahun 2020, ada delapan kejadian laying-layang yang dilaporkan mengganggu keselamatan penerbangan. (data selengkapnya lihat grafis).
Karena itu, pihak Bandara Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk lebih bijak bermain layang- layang.
Sebaiknya, masyarakat tidak bermain layangan di sekitar kawasan bandara. Juga tidak bermain layangan di kawasan yang jadi rute lintasan pesawat latih.
Apalagi, pesawat latih yang sering berseliweran di langit Banyuwangi itu merupakan pesawat bermesin propeler atau menggunakan baling-baling.
Karena itu, benang layangan bisa tersangkut dan membuat mesin pesawat terganggu. (*)
Editor : Bayu Saksono