Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tolak Pemotor Beli Pertalite, Petugas SPBU di Semarang Kena Bogem Konsumennya: Terekam Kamera CCTV Ternyata Ini Akar Masalahnya

Niklaas Andries • Rabu, 20 November 2024 | 17:33 WIB
REKAMAN CCTV: Aksi kekerasan yang dialami petugas SPBU di Semarang terekam kamera
REKAMAN CCTV: Aksi kekerasan yang dialami petugas SPBU di Semarang terekam kamera

Radarbanyuwangi.id – Insiden kekerasan menimpa petugas pengisian bahan bakar di SPBU 41.502.02. Seorang perempuan yang bertugas sebagai operator pengisian BBM mendapat bogem mentah dari konsumennya.

Aksi kekerasan ini terjadi saat petugas yang diketahui bernama Afrdia, perempuan ini melaksanakan tugasnya di SPBU yang ada di Jalan Sultan Agung Semarang.

Pelakunya yang mengendarai sepeda motor dengan pelat merah alias motor dinas pemerintahan biang keroknya.

Kejadian ini dialaminya saat beraktivitas di tempat kerjanya, Selasa (19/11) sekitar pukul 08.30. Di tengah kesibukan tersebut datang pengendara sepeda motor untuk mengisi BBM.

"Ada bapak-bapak mau membeli Pertalite Rp 15 ribu. Tapi bapak itu pakai sepeda motor pelat merah," ungkapnya.

Lantas, Afrida memberitahukan kepada pemotor tersebut kalau pelat nomor pemerintah atau pelat merah tidak diperbolehkan mengisi Pertalite, tetapi Pertamax.

Namun pemotor tak dikenal ini tetap memaksa untuk mengisi Pertalite. "Aku bilang tak panggilin pengawasku. Terus yang datang kepala sif saya," ujarnya.

Rupanya pria pemotor tersebut emosi dan langsung turun dari sepeda motor. Seketika itu, mendorong kepala sif yang mendatanginya.

Kemudian pria tersebut mengikuti korban untuk meminta uang Rp 15 ribu dan memukul kepala Afrida.

"Belum dikasihkan pelaku malah mendorong kepalaku ke belakang hampir terjatuh. Saya bilang tak laporin lho Pak. Malah tambah marah, datangi saya, tetapi sudah dihalangi kepala sif," bebernya.

Kemudian, pemotor tersebut meninggalkan lokasi. Berdasarkan rekaman CCTV pelaku menggunakan sepeda motor CBR warna putih dengan pelat nomor merah H 6279 XH.

Pelaku menggunakan jaket bertuliskan UBER. Aksi tersebut terekam kamera CCTV.

Berdasarkan video rekaman pemotor tersebut awalnya masih berada di atas kendaraan.

Kemudian, pemotor tersebut turun dan berjalan kaki mendekati seorang pekerja SPBU berseragam.

Pria pemotor ini mendorong dada pria pekerja SPBU. Selanjutnya menghampiri Afrida dan langsung mendorong kepalanya dengan keras.

Pria tersebut sempat cekcok mulut dengan Afrida dan mengejar. Namun dihalangi oleh pekerja SPBU dan didorong dadanya lagi.

Setelah menerima uang awal pembelian, pemotor tersebut meninggalkan SPBU.

Akibat kejadian ini, kepala Afrida pusing. Gadis berhijab ini juga terlihat syok.

Ia akan ke dokter untuk memeriksa kondisi kesehatan. Afrida juga mengaku akan membawa perkara ini ke kepolisian.

“Saya tidak ingin kejadian ini terulang ke orang lain," tegasnya.

Afrida mengaku baru delapan bulan bekerja menjadi operator SPBU. Selama bekerja baru pertama mengalami kekerasan yang dilakukan konsumen.

"Baru kali ini sampai main tangan. Saya sekarang trauma," katanya dengan mata berkaca-kaca. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#pertalite #pertamax #SPBU #cctv #pemotor #korban #operator spbu #bbm #semarang #uber #Plat Merah #sultan agung