Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Keren, Desa Wisata Kemiren Raih Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 

Sigit Hariyadi • Rabu, 20 November 2024 | 03:03 WIB
MENTERENG: Plt Bupati Sugirah (empat dari kiri) bersama para pemenang ADWI 2024 di TMII pada Minggu malam (17/11).
MENTERENG: Plt Bupati Sugirah (empat dari kiri) bersama para pemenang ADWI 2024 di TMII pada Minggu malam (17/11).

 

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Desa di Banyuwangi kembali menorehkan prestasi nasional. Kali ini, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah yang dikenal sebagai Desa Wisata Adat Oseng Kemiren meraih juara 2 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 Kategori Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM). Ajang ini digelar oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sugirah hadir langsung dalam kegiatan penyerahan penghargaan di acara Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu malam (17/11). Hadir dalam acara tersebut Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana. Penghargaan diserahkan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar Hariyanto. 

”Kami bersyukur desa-desa di Banyuwangi terus bangkit dengan keanekaragaman potensinya. Ada yang maju di sektor pertanian, ada yang tata kelola pemerintahanya, ada pula yang menonjol pariwisatanya, termasuk Desa Kemiren ini yang sudah berulang kali mendapat penghargaan,” ujar Sugirah kemarin (19/11).

ADWI merupakan ajang pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata yang memiliki prestasi dengan kriteria-kriteria penilaian dari Kemenpar RI. Untuk mendapatkan penghargaan tersebut, Desa Wisata Adat Kemiren harus bersaing dengan 6.016 desa wisata se-Indonesia.

Setelah melalui serangkaian kurasi, terpilih 300 besar desa wisata yang kemudian dikerucutkan menjadi 100 besar. Setelah itu, terpilih menjadi 50 besar desa wisata terbaik hasil kurasi para dewan kurator dan dewan juri. ”Kami ucapkan terima kasih atas kerja keras teman-teman di desa. Semoga prestasi Desa Kemiren bisa menjadi inspirasi bagi desa wisata yang lain di Banyuwangi untuk terus bangkit dan berbenah,” imbuh Sugirah.

Desa Wisata Adat Oseng Kemiren merupakan destinasi yang lengkap. Desa yang menjadi basis suku Oseng tersebut memiliki keindahan alam, kesenian yang menawan, serta kebudayaan yang terus dijaga turun-temurun. Pada 2021 silam, Kemiren telah memperoleh sertifikasi sebagai Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemenpar.

Kepala Desa Wisata Adat Kemiren M. Arifin menjelaskan, desanya berhasil meraih penghargaan ADWI 2024 pada kategori Kelembagaan dan SDM.

Dengan berbagai program yang dijalankan, di Desa Kemiren telah berdiri 40 homestay. Jumlah UMKM yang terlisensi (mengantongi PIRT, SNI, dan sertifikasi halal) semakin bertambah. Selain itu, peran serta perempuan juga terus meningkat, hampir dalam setiap kegiatan adat ditampilkan atraksi seni yang pelakunya mayoritas adalah perempuan.

Pengembangan desa ini juga melibatkan warganya. Banyak homestay yang didirikan warga lokal dengan arsitektur Oseng dan keramahan warganya membuat nyaman terasa di kampung sendiri. Juga didukung amenitas yang baik, mulai toilet umum hingga pelayanan publiknya berbasis digital melalui aplikasi Smart Kampung. 

Datang ke desa ini, wisatawan akan disajikan dengan daya tarik wisata yang beragam seperti edukasi, kuliner, dan budaya. Di desa ini keberadaan gandrung begitu melekat. Selain sebagai maskot pariwisata dan tari selamat datang, hal ini tak lepas dari kiprah maestro gandrung Temu yang asli Desa Kemiren. Ada juga, burdah, angklung paglak, dan mocoan Lontar Yusup sebagai salah satu warisan budaya tak benda. (sgt/c1)

Editor : Sigit Hariyadi
#Sunrise of Java #banyuwangi #Kemiren Banyuwangi