Jumlah gerai KFC di seluruh dunia saat ini mencapai 26.934 lokasi. Hal ini membuat KFC sebagai restoran dengan cabang terbanyak ke-4 di dunia setelah McDonald's, Subway, dan Starbucks.
Meski tersebar di 145 negara. KFC kini sedang dihadapkan pada situasi dan kondisi sulit di Indonesia. Restoran ini tengah menghadapi gelombang badai penutupan besar-besaran gerainya di Indonesia.
Pemegang hak waralaba KFC di Tanah Air, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), terpaksa menutup 47 gerai di berbagai wilayah akibat kerugian finansial yang semakin membesar.
Pada kuartal III 2024, perusahaan mencatat kerugian mencapai Rp 557,08 miliar. Kondisi ini melonjak drastis dari Rp 152,41 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
Penutupan gerai ini tak hanya menekan jumlah gerai yang tersisa menjadi 715 unit dari 762 unit di akhir 2023. Tetapi juga berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi sekitar 2.274 karyawan.
Manajemen menyebutkan, langkah ini sebagai upaya efisiensi untuk meringankan beban operasional di tengah kondisi yang sulit.
Menurut manajemen, kesulitan ekonomi global serta pemulihan pasca-pandemi COVID-19 yang belum optimal menjadi penyebab utama.
Di samping itu, ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah serta gelombang boikot dari masyarakat yang mendukung Palestina turut memperburuk kinerja keuangan KFC di Indonesia.
Berikut sebaran gerai KFC di berbagai belahan negara :
1. Tiongkok: 10.000 gerai
2. Amerika Serikat: 3.943 gerai
3. Jepang: 1.140 gerai
4. India: 1.000 gerai
5. Afrika Selatan: 960 gerai
6. Inggris: 928 gerai
7. Thailand: 853 gerai
8. Malaysia: 770 gerai
9. Indonesia: 762 gerai
10. Australia: 699 gerai. (*)
Editor : Niklaas Andries