Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jangan Percaya Calo, Kepala BKPP Banyuwangi Seleksi CPNS Transparan

Redaksi • Kamis, 31 Oktober 2024 | 19:45 WIB
penipuan-berkedok-cpns-mulai-disidangkan
penipuan-berkedok-cpns-mulai-disidangkan

RadarBanyuwangi.id – Ujian berbasis CAT dijamin transparan dan bersih dari kecurangan. Para peserta diimbau tidak percaya kepada calo yang mengaku bisa menjamin kelulusan.

Kepala BKPP Banyuwangi Ilzam Nuzuli menjelaskan, pelamar CPNS dapat lolos ke tahapan berikutnya jika bisa mencapai nilai ambang batas (passing grade) yang telah ditentukan.

Penentuan passing grade tersebut, kata Ilzam, mengacu pada Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kepmenpan-RB) Nomor 321 Tahun 2024.

Selain harus mencapai passing grade, peserta harus dapat menduduki peringkat terbaik sebanyak tiga kali jumlah kebutuhan formasi.

”Jadi, misalkan kebutuhan formasinya berjumlah satu, maka diambil tiga terbaik. Kalau formasinya dua, ya diambil enam terbaik. Begitupun seterusnya,” jelas Ilzam.

Sesuai Kepmenpan-RB Nomor 321 Tahun 2024 yang disebutkan oleh Ilzam, nilai ambang batas pelamar CPNS umum dan putra/putri Kalimantan adalah 65 untuk TWK, 80 untuk TIU, dan 166 untuk TKP. Sedangkan bagi pelamar lulusan terbaik berpredikat ”dengan pujian” (cumlaude) dan kebutuhan khusus diaspora, minimal harus mencapai nilai kumulatif SKD 311 dan nilai TIU 85.

Sementara itu, pelamar penyandang disabilitas, putra/putri Papua, dan putra/putri daerah tertinggal minimal harus mencapai nilai kumulatif SKD 286 dan nilai TIU 60.

Para pelamar umum diberikan waktu selama 100 menit untuk menyelesaikan sejumlah 110 soal. Sedangkan khusus bagi pelamar dengan disabilitas sensorik netra, diberi waktu pengerjaan selama 130 menit. Rincian jumlah soal yakni terdiri atas 30 butir untuk TWK, 35 butir untuk TIU, dan 45 soal untuk TKP.

Ilzam menjamin pelaksanaan SKD bersih dari kecurangan. Sebab, sudah ada beberapa aturan untuk mengantisipasi hal tersebut. Peserta dilarang membawa atribut apa pun kecuali yang dipersyaratkan. Lalu ada screening metal detector, registrasi dengan face recognition, dan verifikasi barcode akun.

”Komputer CAT kami juga sudah dilengkapi webcam dan ruangan CAT dilengkapi CCTV online. Sehingga, bisa terus terpantau,” tegas pria yang berulang tahun ke-49 pada 23 September lalu tersebut.

Ilzam juga mengimbau bagi para pelamar yang akan mengikuti SKD agar mempersiapkan diri dengan baik. Terutama dalam hal penguasaan materi ujian.

Tak kalah penting, juga menjaga kesehatan fisik maupun mental. Tujuannya, supaya para pelamar dapat menjalani SKD dengan lancar.

Pelamar juga diimbau selalu waspada terhadap segala jenis penipuan. ”Harus waspada apabila ada pihak-pihak yang mengklaim dapat menjamin kelulusan, dipastikan bahwa itu adalah hoaks atau penipuan. Jadi, jangan pernah percaya,” imbau Ilzam.

Seperti diketahui, pada Rabu (15/10) lalu BKPP Banyuwangi merilis jadwal pelaksanaan SKD CPNS 2024 melalui Pengumuman Pemkab nomor 800/2347/429.204/2024.

Sebanyak 2.074 pelamar dari berbagai daerah yang lolos seleksi administrasi CPNS Banyuwangi berhak mengikuti SKD di lokasi sesuai yang dipilih saat mendaftar. (cw1/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#ujian cpns #seleksi cpns #tes cpns #calo #banyuwangi #transparan #Ujian CAT