Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Belasan Kapal Yacht Antarnegara Berlabuh di Marina Boom Banyuwangi

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 14 Oktober 2024 | 16:39 WIB

WISATA MARITIM: Sejumlah yacht sandar di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, pada Kamis (10/10).
WISATA MARITIM: Sejumlah yacht sandar di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, pada Kamis (10/10).

RadarBanyuwangi.id – Kapal yacht berbendera asing memenuhi dermaga yacht Pantai Marina Boom dalam dua hari terakhir.

Sejak Kamis (10/10), kapal yacht dari berbagai negara datang untuk mengikuti ekspedisi ”Sail 2 Indonesia Rally 2024”.

Kegiatan tersebut digelar selama lima hari mulai Kamis (10/10) sampai hari ini (14/10). Para pemilik kapal yacht dari berbagai negara akan bersandar dan berwisata selama berada di Banyuwangi.

Sebelum sampai di Marina Boom, belasan kapal tersebut berangkat dari Australia dan Selandia Baru.

Petualangan laut dilanjutkan ke Kepulauan Rei, Maluku Tenggara, dan terus melaju menjelajahi beberapa destinasi wisata di Indonesia seperti Raja Ampat, Pulau Banda, Flores, hingga akhirnya tiba di Banyuwangi.

Kapal-kapal yacht itu berasal dari berbagai negara seperti Australia, Prancis, Amerika Serikat, Inggris, Rumania, dan Kanada.

Kedatangan mereka di Banyuwangi disambut meriah. Para pelaut yacht disuguhi penampilan kesenian khas Banyuwangi yaitu tari gandrung.

Plt Bupati Banyuwangi Sugirah menyambut mereka secara langsung dalam acara Welcoming Ceremony Sail to Indonesia Tahun 2024 di Pantai Boom.

”Selamat datang di ujung timur Pulau Jawa. Kota yang sarat dengan seni budaya ditambah keelokan alamnya. Penduduk kami juga dikenal sangat ramah,” kata Sugirah.

Sail to Indonesia adalah ajang yang sangat strategis untuk mempromosikan potensi Banyuwangi di kancah internasional.

Sekaligus mendorong tumbuhnya pariwisata maritim internasional di Banyuwangi.

”Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, PT Pelindo, Pantai Marina Boom bisa menjadi tempat singgah bagi para pelayar dari seluruh dunia. Apalagi, kita didukung dermaga yacht Pantai Marina Boom yang juga diajukan sebagai salah satu persinggahan Fremantle Yacht Race tahun 2025 mendatang,” tambah Sugirah.

Sugirah berharap kegiatan tersebut dapat menarik wisatawan mancanegara dan domestik untuk berkunjung ke Banyuwangi.

”Dengan jejaring mereka, kita harapkan para yachter dunia ini akan mengajak teman-temannya semakin banyak datang ke Banyuwangi sehingga akan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat dan pendapatan daerah,” harapnya.

Para yachter yang singgah berencana mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada di Banyuwangi.

”Saya sangat takjub dengan keindahan pemandangan yang ada di sini. Bayangkan melihat sunrise dengan pemandangan Pulau Bali. Tak cuma itu juga ada latar belakang pegunungan yang indah,” ujar Aubrey Graham, yachter asal Kanada.

Aubrey bersama rekan-rekannya berencana akan mengunjungi beberapa destinasi wisata di Banyuwangi, seperti Taman Nasional Baluran, Hutan De Djawatan, dan Pulau Merah.

”Kami datang lebih dulu dibanding rombongan kemarin dan kami sempatkan menaiki Ijen untuk melihat api birunya. Ini adalah pengalaman kami paling menarik dibanding sebelum-sebelumnya,” ungkapnya.

Hal yang sama dikatakan Kapten Kapal Yacht Larusia, Timothy Forderer.

Pelaut asal Inggris itu sebelumnya telah mengunjungi Pulau Banda, Flores, Raja Ampat, Bali, dan terakhir berlabuh di Banyuwangi.

”Selama 40 tahun saya berlayar mengelilingi dunia, Indonesia adalah negara yang paling indah yang pernah saya kunjungi,” ujarnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#kapal yacht #Pantai marina boom #banyuwangi #bendera asing